Konten dari Pengguna

Anomie: Pengertian, Karakteristik, serta Contohnya dalam Keseharian

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi anomie adalah. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anomie adalah. Foto: Pixabay

Anomie adalah istilah dalam sosiologi yang menggambarkan kondisi kacau tanpa peraturan. Emile Durkheim mendefinisikan anomie sebagai keterasingan dari lingkungan masyarakat yang dialami oleh individu.

Secara umum, istilah tersebut juga dapat dikatakan sebagai ketiadaan norma. Kondisi ini banyak menimbulkan dampak negatif bagi diri sendiri, keluarga, hingga masyarakat luas.

Salah satunya ialah kerusakan hubungan sosial antar individu serta komunitas. Simak pembahasan tentang karakteristik, contoh, dan pengertian anomie menurut beberapa ahli dalam ulasan di bawah ini.

Pengertian Anomie Menurut Para Ahli

Ilustrasi anomie adalah. Foto: Pixabay

Dikutip dari situs jmb.lipi.go.id, anomie adalah keadaan tanpa nilai serta pegangan yang senantiasa menyertai tiap perubahan sosial. Tinggi atau rendahnya kadar anomie sebanding dengan seberapa besar dan cepat perubahan terjadi.

Bila perubahan berlangsung perlahan maka masyarakat akan mampu menyesuaikan diri. Namun jika perubahan terjadi dengan cepat dan besar, kelompok masyarakat maupun individu akan bingung dan mulai merasa terasing dari lingkungan hidupnya.

Robert K. Merton menyebut anomie sebagai kondisi sosial yang disebabkan oleh ketidakharmonisan antara tujuan budaya dengan cara yang dipakai untuk mencapai tujuan dalam kehidupan. Tindakan menyimpang itu dilakukan secara berkesinambungan demi mempermudah tercapainya tujuan atau keinginan.

Sementara itu, Emile Durkheim berpendapat bahwa anomie merupakan situasi tanpa arah dan norma dalam kehidupan yang menyebabkan ketidakselarasan antara harapan dengan kenyataan sosial.

Dalam KBBI, kata anomie berarti perilaku apatis atau tanpa arah. Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa anomie merupakan perubahan sosial yang terjadi di masyarakat dan menimbulkan berbagai dampak. Salah satunya, berpengaruh terhadap perilaku masyarakat dalam menyikapi perubahan tersebut.

Karakteristik Anomie

Anomie memiliki beberapa karakteristik, antara lain:

  • Adanya ketidakpastian normatif atau kebingungan terhadap norma yang harus diikuti dalam masyarakat.

  • Meningkatnya gangguan sosial seperti konflik, kejahatan, kerusuhan, dan perilaku antisosial lainnya.

  • Kehilangan panduan dalam hidup.

  • Munculnya pemberontakan yang dilakukan oleh individu maupun kelompok.

  • Ritualisme atau tindakan yang dijalankan secara konvensional, tetapi melupakan tujuan sebenarnya. Hal tersebut merupakan kebiasaan yang maknanya telah hilang.

Contoh Anomie

Terdapat sejumlah contoh anomie dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:

  • Siswa yang tertib mengikuti upacara bendera di sekolah sebatas mematuhi peraturan sekolah tanpa semangat nasionalisme ( hanya ritualisme semata).

  • Perilaku menyimpang seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme.

  • Pemberontakan di berbagai wilayah nusantara. Salah satunya yaitu Organisasi Papua Merdeka.

  • Terjadinya tawuran antar pelajar.

  • Maraknya penggunaan obat-obatan terlarang di kalangan pelajar.

Demikian penjelasan mengenai anomie beserta karakteristik dan contohnya dalam keseharian.

Kesimpulannya, anomie adalah kondisi yang harus diwaspadai. Keadaan ini ditandai dengan adanya pandangan negatif terhadap sistem norma, disorganisasi hubungan antar individu, serta kewibawaan hukum yang hilang. (DN)