Konten dari Pengguna

Apa Dampak Perubahan Sosial terhadap Struktur Keluarga? Ini Jawabannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apa dampak perubahan sosial terhadap struktur keluarga. Foto: Unsplash/ SABRINA ALBUQUERQUE
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apa dampak perubahan sosial terhadap struktur keluarga. Foto: Unsplash/ SABRINA ALBUQUERQUE

Apa dampak perubahan sosial terhadap struktur keluarga di masa kini menjadi pertanyaan penting yang perlu direnungkan oleh masyarakat.

Seiring berkembangnya zaman, masyarakat mengalami berbagai perubahan dalam aspek ekonomi, teknologi, dan budaya. Semua hal ini turut memengaruhi cara keluarga dibentuk, berinteraksi, dan menjalankan fungsinya.

Jika dahulu keluarga besar dengan struktur tradisional mendominasi, kini keluarga inti lebih umum ditemui, terutama di lingkungan perkotaan yang menuntut mobilitas tinggi dan efisiensi ruang tinggal.

Apa Dampak Perubahan Sosial terhadap Struktur Keluarga?

Ilustrasi apa damoak perubahan sosial terhadap struktur keluarga. Foto: Unsplash/ Kateryna Hliznitsova

Apa dampak perubahan sosial terhadap struktur keluarga? Dikutip dari laman kemenpppa.go.id, Perubahan struktur keluarga akibat modernisasi dan globalisasi perlu disikapi dengan penyesuaian peran dan fungsi dalam keluarga agar tidak terjadi disintegrasi nilai.

Kutipan ini menunjukkan pentingnya adaptasi keluarga terhadap perubahan agar tidak kehilangan esensi kebersamaan dan nilai moral di tengah perkembangan zaman.

Berikut beberapa dampak perubahan sosial terhadap struktur keluarga:

1. Perubahan Bentuk Keluarga

Keluarga besar semakin jarang ditemukan. Banyak keluarga kini berbentuk keluarga inti (ayah, ibu, dan anak) karena tuntutan kerja, mobilitas, dan keterbatasan tempat tinggal di daerah urban.

2. Perubahan Peran Gender

Laki-laki dan perempuan kini sama-sama bekerja di luar rumah. Ini menimbulkan pola relasi baru yang lebih setara dalam hal pengambilan keputusan dan pengasuhan anak.

3. Meningkatnya Angka Perceraian

Kompleksitas kehidupan modern, beban ekonomi, serta perubahan nilai pernikahan membuat banyak pasangan memilih bercerai jika konflik tidak terselesaikan.

4. Penundaan Usia Pernikahan

Generasi muda kini cenderung menunda pernikahan untuk fokus pada pendidikan dan karier. Hal ini mengubah struktur usia dalam keluarga dan cara pandang terhadap pernikahan.

5. Munculnya Bentuk Keluarga Alternatif

Semakin banyak ditemukan keluarga tunggal (single parent), keluarga tanpa anak, hingga pasangan yang hidup bersama tanpa menikah, khususnya di kota besar.

Dengan demikian, perubahan sosial memberikan dampak signifikan terhadap struktur dan dinamika keluarga. Adaptasi, komunikasi, dan penguatan nilai dalam keluarga menjadi kunci agar keluarga tetap berfungsi optimal di tengah arus modernisasi. (YOLAN)

Baca Juga: Dampak Perubahan Sosial yang Mengakibatkan Masalah Sosial