Apa Itu Disintegrasi Bangsa? Ini Penyebab dan Contohnya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa itu disintegrasi bangsa adalah memudarnya kesatupaduan bangsa. Pengertian tersebut mengacu pada makna disintegrasi sebagai kosakata dalam bahasa Indonesia.
Mengutip dari laman KBBI Daring Kemdikbud, arti disintegrasi adalah keadaan tidak bersatu padu, keadaan terpecah belah, atau hilangnya keutuhan atau persatuan. Jadi, jelas bahwa disintegrasi bangsa memiliki arti sebagai ketidaksatuan suatu bangsa.
Apa Itu Disintegrasi Bangsa?
Ketika pertama kali mendengar atau membaca suatu istilah, seseorang tentu bertanya-tanya tentang arti istilah tersebut. Salah satu contoh adalah menanyakan apa itu disintegrasi bangsa.
Disintegrasi bangsa merupakan istilah umum yang tersusun dari dua kata, yakni disintegrasi dan bangsa. Mengutip dari laman KBBI Daring Kemdikbud, arti dari dua kata penyusun tersebut yaitu:
Disintegrasi adalah keadaan tidak bersatu padu atau keadaan terpecah belah.
Bangsa adalah kelompok masyarakat yang bersamaan asal keturunan, adat, bahasa, dan sejarahnya, serta berpemerintahan sendiri.
Berdasarkan arti kata penyusunnya, dapat dipahami bahwa disintegrasi bangsa merupakan keadaan tidak bersatu pada kelompok masyarakat (bangsa). Selain menilik arti kata penyusunnya, seseorang juga dapat memahami disintegrasi bangsa sebagai istilah.
Mengutip dari buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Perguruan Tinggi karya Nurwardani, dkk. (2016: 65), secara istilah, disintegrasi bangsa adalah memudarnya kesatupaduan antargolongan dan kelompok yang ada dalam suatu bangsa yang bersangkutan.
Penyebab Terjadinya Disintegrasi Bangsa dan Contohnya
Setelah menyimak definisi disintegrasi bangsa, setiap orang tentu dapat memahami bahwa istilah tersebut mengacu pada memudarnya kesatupaduan. Hal itu memang memungkinkan untuk terjadi dalam kehidupan sosial manusia.
Beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya disintegrasi bangsa, yaitu:
Menurunnya tingkat toleransi di lingkungan masyarakat.
Iklim politik yang tidak sehat sehingga memicu terjadinya perpecahan.
Perbedaan demografi yang signifikan sehingga memicu terjadinya kecemburuan sosial.
Konflik di antara masyarakat yang memiliki perbedaan pandangan.
Setiap bangsa memungkinkan untuk mengalami disintegrasi jika tidak memelihara kesatupaduan di dalamnya. Indonesia pun pernah mengalami disintegrasi bangsa contohnya, pembentukan PRRI pada tahun 1958.
PRRI (Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia) merupakan gerakan oposisi dari pemerintah daerah terhadap pemerintah pusat Republik Indonesia. Hal itu tentu membuat ketidaksepadanan bangsa.
Jadi, dapat dipahami bahwa jawaban dari apa itu disintegrasi bangsa adalah ketidaksepadanan dari suatu bangsa. Hal itu dapat terjadi karena berbagai macam faktor sehingga setiap bangsa perlu selalu menjaga kesatupaduan agar tidak terjadi disintegrasi bangsa. (AA)
