Konten dari Pengguna

Apa Itu Teori Belajar Sosial Albert Bandura? Ini Penjelasannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Teori Belajar Sosial Albert Bandura, Unsplash/Priscilla Du Preez ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ฆ
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Teori Belajar Sosial Albert Bandura, Unsplash/Priscilla Du Preez ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ฆ

Teori belajar sosial Albert Bandura merupakan perspektif yang telah meninggalkan kesan mendalam di bidang psikologi dan pendidikan.

Dikutip dari situs iseazy.com, pendekatan revolusioner terhadap pembelajaran ini mengeksplorasi bagaimana orang memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru melalui pengamatan dan interaksi dengan orang lain.

Teori Belajar Sosial Albert Bandura

Ilustrasi Teori Belajar Sosial Albert Bandura, Unsplash/Nathan Dumlao

Dikutip dari situs simplypsychology.org, teori belajar sosial Albert Bandura menyatakan bahwa orang mempelajari perilaku baru dengan mengamati dan meniru orang lain.

Teori ini menekankan pentingnya pembelajaran observasional, di mana individu mendapatkan pengetahuan, sikap, keterampilan, dan keyakinan.

Hal itu dilakukan dengan mengamati tindakan orang lain dan konsekuensinya yang mengarah pada pemodelan dan adopsi perilaku yang diamati.

Teori belajar sosial yang dikemukakan oleh Albert Bandura menekankan pentingnya mengamati, memodelkan, dan meniru perilaku, sikap, serta reaksi emosional orang lain.

Teori pembelajaran sosial mempertimbangkan bagaimana faktor lingkungan dan kognitif berinteraksi untuk memengaruhi pembelajaran dan perilaku manusia.

Dalam teori ini, Albert Bandura setuju dengan teori pembelajaran behavioris tentang pengkondisian klasik dan pengkondisian operan.

Dalam teori belajar sosial Albert Bandura, dia menambahkan 2 gagasan penting, yaitu proses mediasi terjadi antara stimulus dan respon, serta perilaku dipelajari dari lingkungan melalui proses pembelajaran observasional.

Ada 4 proses mediasi yang diusulkan oleh Bandura di mana masing-masing komponen ini penting dalam menentukan apakah imitasi terjadi setelah terpapar model atau tidak, yaitu perhatian, retensi, reproduksi motorik, dan motivasi.

Dikutip dari situs verywellmind.com, teorinya menambahkan unsur sosial dengan menyatakan orang dapat mempelajari informasi dan perilaku baru dengan mengamati orang lain.

Dikenal sebagai pembelajaran observasional, jenis pembelajaran ini dapat digunakan untuk menjelaskan berbagai macam perilaku, termasuk perilaku yang sering kali tidak dapat dijelaskan oleh teori pembelajaran lainnya.

Ada 3 konsep inti dalam teori belajar sosial, yaitu:

  1. Gagasan orang dapat belajar melalui pengamatan.

  2. Gagasan bahwa kondisi mental internal adalah bagian penting dari proses ini.

  3. Teori ini mengakui bahwa hanya karena sesuatu telah dipelajari, bukan berarti hal itu akan mengakibatkan perubahan perilaku.

Teori belajar sosial dapat mempunyai sejumlah aplikasi di dunia nyata. Misalnya, teori ini dapat digunakan untuk membantu peneliti memahami bagaimana agresi dan kekerasan dapat ditularkan melalui pembelajaran observasional.

Dengan memahami teori belajar sosial Albert Bandura, seseorang dapat memperoleh apresiasi yang lebih besar atas peran penting yang dimainkan oleh pengamatan dalam membentuk hal-hal yang diketahui dan dilakukan. (Mey)

Baca juga: Mengupas Pengendalian Sosial Menurut Koentjaraningrat