Asal-Usul Danau Singkarak beserta Fakta Menariknya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bukan hanya tampilannya saja yang memukau mata, asal-usul Danau Singkarak juga menarik untuk diketahui. Kisah danau ini berkaitan dengan Sesar Sumatra yang kemudian dikaitkan dengan legenda pemuda bernama Indra dan ayam kesayangannya.
Dikutip dari buku Cerita Rakyat Solok (Sumatra Barat), Ivan Adilla, (2005:25), Singkarak merupakan danau yang terletak sekitar 15 km arah barat kota Solok. Danau ini membentang luas dengan pantai landai yang dikelilingi perkampungan penduduk dan perbukitan.
Sebagai informasi, Danau Singkarak disebut-sebut sebagai danau terbesar di Sumatra Barat. Saking luasnya, masyarakat sekitar sering menyebutnya sebagai laut. Konon, danau tersebut dahulunya merupakan laut yang menyusut karena sebuah peristiwa besar.
Asal-Usul Danau Singkarak
Setelah menjadi objek penelitian seorang ilmuwan Jerman bernama Ernst Haeckel, mulai banyak yang tertarik untuk mengetahui asal-usul Danau Singkarak.
Membahas seputar asal-usulnya, Danau Singkarak terjadi akibat proses tektonik yang dipicu oleh Sesar Sumatra yang menyebabkan terbentuknya cekungan Singkarak Solok.
Cekungan tersebut terbentuk dari akumulasi bahan vulkanik yang berasal dari letusan gunung berapi di sekitarnya. Akhirnya, terbentuk badan air yang kemudian dikenal sebagai Danau Singkarak.
Letaknya sendiri berada di dua kabupaten di Provinsi Sumatera Barat, yaitu Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar. Luasnya mencapai 107,8 km² dan merupakan danau terbesar kedua di Pulau Sumatera setelah Danau Toba yang ada di Sumatera Utara.
Fakta Menarik Danau Singkarak
Selain asal-usulnya, ada beberapa fakta menarik tentang Danau Singkarak, yaitu:
Sebagai danau terbesar kedua di Sumatra, Danau Singkarak memiliki keliling 50 kilometer persegi.
Jika dilihat dari kejauhan, airnya berwarna biru kehijauan
Bentangan air yang mengalirinya mencapai 1.076 kilometer.
Volume airnya mencapai 26,4 kilometer kubik dengan kedalaman rata-rata 203 meter.
Luas daerah tangkapan air sebesar 1.076 kilometer persegi.
Menjadi lokasi penyelenggaraan lomba balap sepeda internasional, yaitu Tour de Singkarak (TDS).
Banyak spesies ikan air tawar yang hidup di dalamnya, di antaranya ikan bilih/biko, ikan asang/nilem, dan ikan ranuak.
Memiliki banyak spot foto yang indah.
Terdapat banyak aktivitas wisata seru, seperti menaiki perahu, memancing, dan trekking.
Demikianlah ulasan seputar asal-usul Danau Singkarak dan berbagai fakta menariknya.
Baca juga: Asal-usul Nasi Kuning dan Cita Rasanya
