Konten dari Pengguna

Asal-usul Lawang Sewu yang Membuatnya Dianggap Berhantu

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi asal-usul Lawang Sewu, Pexels/Darius Krause
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi asal-usul Lawang Sewu, Pexels/Darius Krause

Cerita mistis mengenai Lawang Sewu membuat orang-orang mulai penasaran dengan asal-usul Lawang Sewu, apalagi setelah mengetahui bahwa bangunan tersebut menjadi saksi bisu penjajahan Belanda dan berbagai peristiwa penting bersejarah di Indonesia.

Dikutip dari buku Jelajah Indonesia: Incredible Journeys, Riris, (2021:81), dijelaskan bahwa Lawang Sewu adalah museum perkeretaapian Indonesia yang berada di kota Semarang.

Menurut sejarah, Lawang Sewu adalah gedung administrasi Indische Spoorweg Maatscappij (NIS), sebuah perusahaan perkeretaapian milik Belanda. Lantas, mengapa saat ini Lawang Sewu sering dikaitkan dengan hal-hal mistis? Ini jawabannya.

Asal-usul Lawang Sewu

Ilustrasi asal-usul Lawang Sewu, Pexels/Pixabay

Rasanya kurang lengkap jika tidak membahas asal-usul Lawang Sewu karena berkaitan dengan sejarah Indonesia.

Menurut informasi yang beredar, meski diberi nama Lawang Sewu, ternyata tempat tersebut tidak memiliki seribu pintu. Jumlah asli pintu yang dimiliki adalah 928.

Sebutan sewu ternyata merupakan kata yang mewakili angka banyak pada zaman dahulu. Selain itu, nama sewu disematkan karena memiliki banyak jendela yang tinggi dan lebar sehingga masyarakat setempat sering menganggapnya sebagai pintu.

Lawang Sewu sendiri didirikan di tanah seluas 18.232 meter persegi yang berlokasi di Jalan Pemuda No. 160, Sekayu, Semarang, Jawa Tengah.

Pada awal pendiriannya, tempat ini difungsikan sebagai kantor administrasi kereta api Belanda.

Meski dibangun oleh Belanda pada tahun 1900-an, tetapi Lawang Sewu kemudian diambil alih oleh Jepang. Bahkan menjadi salah satu saksi bisu peristiwa pertempuran lima hari yang berlangsung pada 15-19 Oktober 1945.

Membahas mengenai mengapa Lawang Sewu sering dikaitkan dengan hal-hal misti, faktornya sebenarnya ada banyak alasan di baliknya.

Salah satunya adalah adanya ruang bawah tanah, sumur tua, dan terowongan bawah tanah yang dahulunya digunakan oleh pahlawan kemerdekaan untuk menyelundupkan senjata.

Lawang Sewu semakin dianggap mistis karena banyak yang mengaku mendengar teriakan dari sumur tua, padahal dalam kondisi terkunci dan tertutup.

Demikianlah penjelasan mengenai asal-usul Lawang Sewu yang membuatnya dianggap berhantu hingga membuat bulu kuduk para pengunjung beridiri.

Baca juga: Asal-usul Haji dan Hikmah Adanya Syariat Tersebut