Awal Perkembangan Sosiologi dalam Ilmu Sosial yang Penting Diketahui

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Awal perkembangan sosiologi adalah adanya gejolak sosial akibat revolusi industri. Pasalnya, revolusi industri tersebut mengakibatkan banyak eksploitasi tenaga kerja serta urbanisasi.
Kekacauan gejolak sosial tersebut membuat ilmu pengetahuan sangat dibutuhkan guna mengamati fenomena yang terjadi. Sejak saat itu, pengamatan dan pengalaman tersebut dikemas menjadi rancangan ilmu sosiologi.
Definisi Sosiologi
Sosiologi merupakan salah satu ilmu pengetahuan penting bagi manusia. Pasalnya, sosiologi mengkaji seluruh aspek yang ada dalam masyarakat, baik itu sifat, perilaku, perkembangan, struktur, maupun perubahannya.
Hal itu sebagaimana definisi sosiologi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Mengutip dari laman KBBI Daring Kemdikbud, sosiologi adalah pengetahuan atau ilmu tentang sifat, perilaku, dan perkembangan masyarakat.
Awal Perkembangan Sosiologi dalam Ilmu Sosial
Layaknya sebuah ilmu pengetahuan, sosiologi pun memiliki asal-usul. Pasalnya, setiap ilmu pengetahuan yang ada di bumi merupakan hasil dari suatu proses ilmiah, termasuk sosiologi.
Awal perkembangan sosiologi bermula dari terjadinya revolusi industri di Inggris dan revolusi sosial di Prancis. Mengutip dari buku Sosiologi 1 SMA Kelas X karya Soeroso (2008: 9), revolusi industri di Inggris menyebabkan perkembangan ekonomi yang tidak merata.
Kondisi tersebut membuat masyarakat di daerah pusat industri mengalami peningkatan kesejahteraan. Namun, di sisi lain, masyarakat di daerah tetap mengalami kondisi kekurangan.
Perbedaan besar tersebut kemudian menarik perhatian Auguste Comte. Auguste Comte memiliki serangkaian pertanyaan tentang alasan perbedaan tersebut terjadi serta cara untuk memperkecil kesenjangan.
Selain revolusi industri di Inggris, revolusi sosial di Prancis pun menjadi latar belakang yang kuat perkembangan sosiologi sebagai ilmu sosial. Pasalnya, revolusi sosial di Prancis merupakan periode sosial radikal serta pergolakan politik.
Serangkaian gejolak sosial pada masa revolusi industri dan revolusi sosial itulah yang menjadi cikal-bakal ilmu sosiologi berkembang. Pasalnya, para ilmuwan memiliki sejumlah pertanyaan dan melakukan pengamatan terhadap fenomena tersebut.
Demikian dapat dipahami bahwa awal perkembangan sosiologi memiliki kaitan erat dengan gejolak sosial di dunia. Terlebih lagi, pada revolusi industri di Inggris dan revolusi sosial di Prancis. (AA)
