Bentuk Pemerintahan Negara Inggris dan Fakta di Baliknya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap negara di dunia mempunyai bentuk pemerintahan masing-masing, termasuk negara Inggris. Bentuk pemerintahan negara Inggris adalah monarki konstitusional.
Bentuk tersebut biasa disebut juga sebagai monarki parlementer. Kondisi itu membuat Inggris memiliki raja atau ratu sebagai kepala negara dan perdana menteri sebagai kepala pemerintahannya.
Bentuk Pemerintahan Negara Inggris
Setiap negara di dunia tentu mempunyai bentuk pemerintahan. Hal itu terjadi karena bentuk pemerintahan akan memengaruhi seluruh sistem dalam suatu negara, baik itu kebijakan pemerintah, hubungan luar negeri, maupun perkara negara yang lainnya.
Berdasarkan kondisi itu, Inggris sebagai negara yang berdaulat di dunia, bahkan termasuk negara maju tentu memiliki bentuk pemerintahan. Beberapa orang akan menyebutkan bahwa bentuk pemerintahan di negara Inggris adalah parlementer.
Jawaban tersebut kurang tepat karena parlementer merupakan sistem pemerintahan Inggris, bukan bentuk pemerintahannya. Bentuk pemerintahan negara Inggris adalah monarki konstitusional atau monarki parlementer.
Sistem dan bentuk pemerintahan tersebut membuat Inggris memiliki kepala negara serta kepala pemerintahan yang berbeda. Kepala pemerintahan Inggris adalah perdana menteri.
Mengutip dari buku berjudul Buku Referensi Wilayah Britania Raya dan Pulau Irlandia, Manalu (2020: 25), kepala negara Inggris adalah raja atau ratu. Raja Inggris sekarang adalah Raja Charles III yang merupakan putra dari Ratu Elizabeth II.
Fakta di Balik Negara Inggris
Selain mempunyai ciri khas berupa pemerintahan yang berbentuk monarki konstitusional, Inggris menyimpan banyak fakta menarik.
Berikut adalah tiga contoh fakta menarik di balik negara yang memiliki nuansa kerajaan yang kental tersebut:
1. Bendera yang Punya Gabungan Banyak Unsur
Bendera Kerajaan Bersatu Britania Raya memuat gabungan banyak unsur. Bendera tersebut memiliki unsur palang merah atau Salib Saint George berwarna merah dengan latar putih.
Mengutip dari buku yang sama, Manalu (2020: 4), bendera tersebut kemudian digabung dengan bendera Skotlandia, yaitu Salib Saint Andrew yang berupa tanda silang putih dengan latar belakang biru.
2. Misi Penggabungan Bendera
Penggabungan bendera Inggris dengan Skotlandia menjadi bendera Kerajaan Bersatu Britania Raya semula bertujuan untuk keperluan maritim. Bendera tersebut akhirnya dipakai sebagai bendera nasional.
3. Negara Inggris juga Gabungan dari Irlandia
Faktanya, Britania Raya saat ini berasal dari sebuah proklamasi kerajaan menyusul penggabungan Kerajaan Inggris Raya dengan Irlandia pada 1801. Oleh karena itu, tidak heran jika bendera Inggris juga ditambah Salib St Patrick (Irlandia).
Jadi, bentuk pemerintahan negara Inggris adalah monarki konstitusional. Negara tersebut memiliki perdana menteri sebagai kepala pemerintahan dengan raja atau ratu sebagai kepala negaranya. (AA)
