Konten dari Pengguna

Contoh Diferensiasi Profesi dan Faktor Penyebabnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Diferensiasi Profesi, Unsplash/ Austrian National Library
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Diferensiasi Profesi, Unsplash/ Austrian National Library

Diferensiasi profesi merupakan pengelompokan masyarakat yang didasarkan pada jenis pekerjaan atau profesinya. Apa saja contoh diferensiasi profesi?

Mengutip buku Sosiologi oleh Kun Maryati (2006:13) profesi berkaitan dengan keterampilan khusus. Contoh diferensiasi profesi pada guru, dokter, petani, dan pekerjaan lainnya.

Perbedaan profesi ini biasanya juga akan berpengaruh pada perilaku seseorang. Contoh diferensiasi profesi misalnya seorang yang berprofesi dokter akan berbeda dengan petani ketika menjalankan pekerjaannya.

Contoh Diferensiasi Profesi di Masyarakat

Ilustrasi Contoh Diferensiasi Profesi, Unsplash/Joshua Newton

Diferensiasi profesi dapat dilihat dari adanya spesialisasi dalam pekerjaan yang dijalankan individu. Di masyarakat modern sendiri contoh diferensiasi profesi cenderung semakin kompleks dan beragam.

Profesi pada masyarakat pedesaan dan perkotaan contohnya. Di masyarakat pedesaan tentu tidak ada banyak pilihan profesi sebanyak di perkotaan. Hal tersebut berkaitan dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat itu sendiri.

Sebagai contoh, pada masyarakat perkotaan dikenal adanya profesi baby sitter, pekerjaan tersebut ada sebagai akibat dari seorang istri yang bekerja dan membutuhkan orang lain untuk membantu merawat anaknya.

Faktor Penyebab Diferensiasi Profesi

Ilustrasi Contoh Diferensiasi Profesi, Unsplash/Hamed Taha

Faktor-faktor yang menyebabkan diferensiasi profesi antara lain diakibatkan oleh beberapa hal, diantaranya:

  1. Globalisasi

  2. Perkembangan teknologi

  3. Spesialisasi pekerjaan dan perbedaan jenis profesi.

  4. Kebutuhan ekonomi yang semakin beragam.

Diferensiasi profesi tentunya memiliki keuntungan, terlebih dalam bermasyarakat, manusia membutuhkan satu sama lain. Meskipun memberikan banyak manfaat dan kemajuan di berbagai bidang, namun diferensiasi profesi dapat menghasilkan ketimpangan sosial.

Ketimpangan sosial akibat dari diferensiasi profesi dapat terjadi pada profesi-profesi tertentu. Misalnya profesi yang bergengsi atau menghasilkan pendapatan yang tinggi dapat menghasilkan kesenjangan ekonomi dan status sosial dalam masyarakat.

Selain ketimpangan sosial, diferensiasi profesi juga akan berpengaruh pada perilaku seseorang. Misalnya, seorang tentara tentu akan berbeda dengan seorang guru ketika melaksanakan pekerjaannya.

Meskipun begitu, harus disadari bahwa setiap orang memiliki profesinya masing-masing. Perbedaan profesi merupakan hal yang wajar dan diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat, karena pada dasarnya semua saling membutuhkan dalam memenuhi kebutuhan hidup.

Itulah contoh diferensiasi profesi yang ada dalam masyarakat berikut dengan faktor penyebabnya yang tentunya banyak terjadi disekitar. (NZ)

Baca Juga: Pengertian, Jenis, dan Bentuk Diferensiasi Sosial