Konten dari Pengguna

Contoh Tindakan Sosial Afektif yang Kerap Terjadi dalam Kehidupan Sehari-hari

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Tindakan Sosial Afektif, Unsplash/Joseph Pearson
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Tindakan Sosial Afektif, Unsplash/Joseph Pearson

Contoh tindakan sosial afektif sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari bentuk empati hingga rasa hormat dan kasih sayang.

Mengutip buku Pengantar Sosiologi Interaksi Individu dengan Individu, Individu dengan Kelompok, Kelompok dengan Kelompok, H. Sri Jaya Lesmana, S.H., M.H., dkk., (2023:58), tindakan sosial afektif adalah tindakan yang ditentukan oleh perasaan atau emosi tanpa refleksi intelektual atau perencanaan sadar.

Dalam hal ini, pelaku akan melakukan tindakan berdasarkan dorongan hati, afeksi atau impuls spontan.

Contoh Tindakan Sosial Afektif

Ilustrasi Contoh Tindakan Sosial Afektif, Unsplash/Rémi Walle

Dalam tindakan sosial afektif, pelaku tidak memperhitungkan rasionalitas dari tindakannya, melainkan hanya mengikuti apa yang dirasakannya. Inilah beberapa contoh tindakan sosial afektif yang kerap terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

1. Empati terhadap Teman yang sedang Bersedih

Ketika seseorang merasa simpati dan memberikan dukungan emosional kepada teman yang sedang mengalami masalah, seperti putus cinta atau kehilangan orang tercinta.

2. Rasa Hormat kepada Orang Tua atau Guru

Perasaan hormat yang ditunjukkan melalui sikap sopan, mendengarkan nasihat, dan menghargai keputusan orang tua atau guru dalam kehidupan sehari-hari.

3. Kerjasama dalam Kelompok

Termasuk contoh tindakan sosial afektif lainnya adalah rasa kebersamaan dan solidaritas yang muncul saat sekelompok orang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama, misalnya dalam proyek kerja atau tugas kelompok di sekolah.

4. Kasih Sayang terhadap Pasangan atau Keluarga

Ekspresi afeksi dalam bentuk perhatian, kasih sayang, dan kepedulian sehari-hari terhadap anggota keluarga atau pasangan, seperti menghabiskan waktu bersama atau memberikan dukungan emosional.

5. Toleransi dalam Perbedaan Pendapat

Kemampuan untuk mengendalikan emosi dan menerima perbedaan pendapat dengan rasa saling menghormati, tanpa menimbulkan konflik.

6. Kepedulian terhadap Tetangga

Saling membantu antar tetangga, seperti menawarkan bantuan saat ada yang sakit atau saling berbagi makanan, menunjukkan hubungan sosial yang erat dan penuh perhatian.

7. Rasa Bangga terhadap Prestasi Orang Lain

Perasaan bahagia dan bangga ketika teman, anggota keluarga, atau kolega meraih prestasi, tanpa rasa iri, yang menunjukkan dukungan emosional dan afeksi positif.

Beberapa contoh tindakan sosial afektif ini mencerminkan peran penting emosi dalam menjaga dan memperkuat hubungan sosial dalam kehidupan sehari-hari. (Mey)

Baca juga: Penyebab Segregasi Sosial dan Contohnya di Masyarakat