Konten dari Pengguna

Dampak Penjajahan Jepang di Bidang Budaya dan Aspek Lainnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi dampak penjajahan jepang di bidang budaya. Sumber: Marek Piwnicki/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi dampak penjajahan jepang di bidang budaya. Sumber: Marek Piwnicki/pexels.com

Pada masa penjajahan Jepang, bangsa Indonesia memperoleh banyak dampak, seperti di bidang budaya. Salah satu dampak penjajahan Jepang di bidang budaya adalah munculnya strata dalam masyarakat.

Sudibyo dalam Peran Pendidikan di Masa Kependudukan Jepang (1942-1945) terhadap Perubahan Budaya di Jawa Barat mengungkapkan bahwa stratifikasi sosial di masa penjajahan Jepang muncul berupa golongan-golongan di dalam masyarakat, seperti priyayi dan rakyat biasa.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai dampak penjajahan Jepang di bidang budaya, simak selengkapnya di artikel berikut.

Dampak Penjajahan Jepang di Bidang Budaya

Ilustrasi dampak penjajahan jepang di bidang budaya. Sumber: Szymon Shields/pexels.com

Masa pendudukan Jepang di Indonesia memberikan dampak yang cukup signifikan di berbagai aspek kehidupan, termasuk budaya. Di samping itu, masyarakat pun juga mengalami penderitaan.

Adapun beberapa dampak penjajahan Jepang di bidang budaya dan sosial adalah:

  1. Munculnya strata dalam masyarakat untuk menggolongkan kelompok priyayi dan rakyat biasa.

  2. Masyarakat merasa kesulitan berkomunikasi terhadap masyarakat lain di luar pulau serta dunia luar. Sebab, saluran komunikasi dikendalikan langsung oleh pihak Jepang.

  3. Mendirikan pusat kebudayaan berdama Keimin Bunka Shidoso pada 1 April 1943. Tujuannya adalah untuk mengawasi hasil karya seniman agar tidak menyimpang dan sesuai dengan tujuan bangsa Jepang.

  4. Seluruh nama kota yang sebelumnya menggunakan bahasa Belanda diganti menjadi bahasa Indonesia. Misalnya adalah Buitenzorg menjadi Bogor dan Batavia menjadi Jakarta.

  5. Adanya kebijakan Kinrohoshi, yaitu suatu tradisi kerja bakti massal yang ada di masa pemerintahan Jepang.

Dampak Penjajahan Jepang di Bidang Ekonomi

Selain di bidang budaya dan sosial, dampak penjajahan Jepang juga dirasakan di bidang ekonomi. Berikut ini adalah beberapa dampak penjajahan Jepang di bidang ekonomi:

  1. Adanya penyitaan aset-aset penting di bidang ekonomi. Misalnya adalah hasil perkebunan, perusahaan penting, bank, dan pabrik.

  2. Adanya pengawasan ketat dalam kegiatan perekonomian. Bahkan, sanksi berat juga digunakan apabila ada masyarakat yang menggunakan atau mengedarkan sisa persediaan barang.

  3. Adanya kebijakan self sufficiency atau pemenuhan kebutuhan sendiri yang terdapat di salah satu wilayah.

  4. Adanya setoran wajib, kebijakan romusha (kerja paksa), hingga harga pangan yang merosot drastis. Hal ini membuat masyarakat mengalami kelaparan.

Demikian sederet informasi berkaitan dengan dampak penjajahan Jepang di bidang budaya serta ekonomi. [ENF]