Dinamika pada Kelompok Sosial: Pengertian dan Faktor Penyebabnya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam kehidupan sosial dan bermasyarakat tidak bisa dipisahkan dengan berbagai serangkaian problematika yang terjadi. Lalu, bagaimana dinamika pada kelompok sosial ini bisa terjadi?
Dinamika kelompok sosial ini umumnya terjadi karena berbagai faktor termasuk faktor internal dan eksternal. Untuk lebih jelasnya simak pengertian dan faktor-faktor penyebabnya di artikel berikut.
Pengertian dan Faktor Penyebab Dinamika pada Kelompok Sosial
Mengutip buku Sosiologi: Kelas XI, Mir’atul Farikhah, Sucik Isnawati, (2022:16), dinamika pada kelompok sosial adalah serangkaian problematika kehidupan yang dialami individu dan kelompok yang ingin melakukan bentuk mobilitas sosial dengan cepat.
Hal tersebut dapat mengubah keteraturan sosial yang sudah berjalan lama di masyarakat.
Selain itu dalam definisi lebih singkatnya seperti yang dijelaskan oleh Soerjono Soekanto, dinamika kelompok sosial adalah perubahan sosial dalam masyarakat yang mengalami permasalahan.
Berikut ini beberapa faktor-faktor penyebabnya:
1. Faktor Eksternal, Perubahan Lingkungan
Beberapa faktor eksternal yang turut menyebabkan dinamika sosial adalah perubahan ekonomi, teknologi, dan politik hingga perubahan sosial.
Contohnya saja adanya perubahan mengenai kebijakan dari pemerintah pusat atau daerah hingga krisis ekonomi juga bisa menimbulkan ketegangan atau konflik.
2. Konflik Sosial
Adanya konflik atau tekanan sosial yang datang dari dalam kelompok atau akibat keadaan lingkungan eksternal juga memicu dinamika sosial. Namun adanya konflik bisa menjadi perubahan yang lebih positif jika bisa mengelola dengan baik.
3. Ketimpangan Sosial
Ketimpangan sosial atau ketegangan ekonomi dapat membuat ketidakpuasan sehingga mengakibatkan dinamika sosial terjadi. Hal ini juga dapat mengubah pola hubungan dalam sebuah kelompok atau akan membentuk sebuah kelompok sosial yang baru.
4. Hubungan antar Anggota
Hubungan antar anggota kelompok yang tidak baik juga mempengaruhi dinamika sosial. Faktor internal ini biasanya diawali karena kurangnya komunikasi maupun saling percaya. Konflik antar anggota juga dapat memunculkan perubahan yang signifikan.
5. Perbedaan Sosial dan Budaya
Tidak jarang masalah perbedaan latar belakang, etnis, budaya, agama, hingga status sosial dapat mempengaruhi suatu kelompok sosial. Meskipun perbedaan tersebut di satu sisi bisa memperkaya kelompok sosial tersebut. Namun juga akan mengalami banyak tantangan dalam mencapai sebuah keharmonisan.
Memang dinamika pada kelompok sosial terus berkembang dan tidaklah statis. Faktor-faktor di atas seiring waktu dapat membuat perubahan yang besar antar kelompok.
Namun, diperlukan cara yang tepat untuk mengelola dinamika tersebut agar tetap bernilai positif dan tidak menimbulkan banyak dampak buruk. (nov)
Baca juga: Pengertian Geografi Sosial, Ruang Lingkup, dan Contohnya
