Konten dari Pengguna

Feng Shui Jam Dinding Mati di Rumah

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi feng shui jam dinding mati. Sumber: Unsplash/Arthur Reis
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi feng shui jam dinding mati. Sumber: Unsplash/Arthur Reis

Feng shui jam dinding mati di rumah dipercaya memiliki makna yang perlu waspadai. Dalam kepercayaan feng shui, segala sesuatu yang berkaitan dengan waktu mempunya makna yang dalam, karena waktu mencerminkan pergerakan dan perubahan.

Ketika jam berhenti berdetak, maka menandakan matinya alat penunjuk waktu. Ini juga dimaknai sebagai simbol yang kurang bagus dalam feng shui.

Feng Shui Jam Dinding Mati di Rumah

Ilustrasi feng shui jam dinding mati. Sumber: Unsplash/Karen Kasparov

Dikutip dari Buku Feng Shui, Lillian Too, (2006: 1), feng shui adalah seni hidup dalam keharmonisan dengan alam. Feng shui jam dinding mati di rumah dianggap sebagai pertanda buruk dan bisa mengundang energi negatif ke dalam rumah.

Jam mati dianggap melambangkan berhentinya waktu dan bisa menyebabkan stagnasi dalam kehidupan, sehingga sebaiknya segera diganti atau diperbaiki.

Jam dingin yang mati atau rusak dianggap sebagai simbol berhentinya waktu, yang dapat dihubungkan dengan kesialan atau stagnasi. Jam mati dianggap dapat menyerap energi positif di rumah dan menyebabkan energi negatif menumpuk, sehingga bisa memengaruhi suasana hati dan kesejahteraan penghuni rumah.

Jika jam dinding mati karena baterai habis, maka cukup diganti dengan baterai baru. Namun, jika sudah rusak, maka sebaiknya cepat diganti dengan jam baru atau diperbaiki agar tetap berfungsi dengan baik.

Jam yang beroperasi dengan baik dianalogikan dengan arus energi positif, sedangkan jam mati melambangkan kemacetan. Memanjang jam dinding rusak tidak disarankan, karena dapat memunculkan energi negatif, dan memberikan kesan tidak terawat.

Selain aspek energi, jam mati juga bisa memberikan dampak psikologis yang yang tidak disadari.

Melihat jam yang tidak bergerak setiap hari bisa menanamkan kesan bahwa waktu seperti terhenti, tidak ada kemajuan, atau ada sesuatu yang tidak berjalan semestinya dalam kehidupan.

Ini bisa saja menciptakan ketidaknyamanan emosional, rasa malam, atau bahkan perasaan terjebak dalam rutinitas yang tidak berkembang. Maka dari itu, untuk menjaga keseimbangan energi di rumah, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan.

  • Segera perbaiki jam mati, ganti baterainya, dan pastikan jam kembali berfungsi normal.

  • Jika tidak ingin digunakan lagi, lepas jam dari dinding, simpang, atau buang dengan bijak.

  • Hindari menyimpan jam mati di tempat terbuka, terutama di ruangan yang memiliki aktivitas penting seperti ruang keluarga, atau ruang kerja.

  • Pilih jam dengan desain yang menyenangkan dan warna yang mendukung elemen feng shui rumah.

Demikian pembahasan feng shui jam dinding mati di rumah yang memiliki makna tersendiri. Jam yang mati bisa menjadi pertanda bahwa ada hal-hal dalam hidup yang perlu diperbarui, dan jangan menyepelekan keberadaan jam mati di rumah. (NOV)

Baca juga: Letak Tempat Tidur Menurut Feng Shui dan Dampaknya