Konten dari Pengguna

Fungsi Sosiologi sebagai Pemecah Masalah Sosial dan Metode yang Digunakan

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fungsi sosiologi sebagai pemecah masalah sosial. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungsi sosiologi sebagai pemecah masalah sosial. Foto: Pixabay

Fungsi sosiologi sebagai pemecah masalah sosial adalah untuk melakukan penyelidikan persoalan umum dalam masyarakat dengan maksud untuk menemukan dan menafsirkan kenyataan kehidupan kemasyarakatan.

Berikut akan dibahas tuntas mengenai fungsi sosiologi sebagai pemecah masalah sosial dan metode penelitian yang digunakan.

Sekilas tentang Masalah Sosial

Ilustrasi fungsi sosiologi sebagai pemecah masalah sosial. Foto: Pixabay

Pengertian masalah sosial menurut Soerjono Soekanto adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial.

Masalah sosial timbul dari kekurangan-kekurangan yang muncul pada diri manusia atau kelompok sosial yang bersumber pada beberapa faktor, yaitu:

  • Ekonomis, misal kemiskinan, pengangguran, dan bencana alam.

  • Biologis, misal wabah dan penyakit menular.

  • Psikologis, misal kesehatan mental dan bunuh diri.

  • Kebudayaan, misal kenakalan remaja, perceraian, konflik agama, konflik etnis, dan lain-lain.

Walaupun masyarakat mungkin memiliki perbedaan persepsi mengenai masalah sosial, tetapi pada umumnya ada 8 hal yang dianggap sebagai masalah sosial, yaitu:

  • Kemiskinan

  • Kejahatan

  • Disorganisasi keluarga

  • Generasi muda

  • Peperangan

  • Pelanggaran norma masyarakat

  • Masalah kependudukan

  • Lingkungan hidup

Fungsi Sosiologi sebagai Pemecah Masalah Sosial

Ilustrasi fungsi sosiologi sebagai pemecah masalah sosial. Foto: Pixabay

Sosiologi diharapkan dapat mempelajari interaksi sosial yang terjadi di dalam masyarakat, kemudian mempelajari pula konflik sosial dan cara mengatasinya.

Pada akhirnya, sosiologi diharapkan dapat mempelajari dan mengamati perubahan sosial di masyarakat dan juga memberikan penjelasan kepada semua lapisan masyarakat mengenai perbedaan antarindividu.

Fungsi lain sosiologi adalah untuk melakukan penelitian sosial terhadap fenomena yang sedang terjadi di dalam masyarakat.

Penelitian sosiologi bisa dilakukan dengan dua metode, yaitu kuantitatif dan kualitatif. Penelitian kualitatif sendiri terdiri dari tiga, yaitu studi kasus, komparatif, dan historis.

Metode Penanggulangan Masalah Sosial

Ilustrasi fungsi sosiologi sebagai pemecah masalah sosial. Foto: Pixabay

Sosiologi juga bisa ikut menanggulangi masalah sosial dengan dua metode, yaitu preventif dan represif.

Metode preventif dilakukan dengan mengadakan penelitian yang mendalam terhadap gejala-gejala sosial. Hasil penelitian kemudian diharapkan menjadi referensi dalam pengambilan keputusan sebelum sebuah masalah menjadi besar.

Sedangkan, metode represif merupakan proses penanggulangan secara langsung terhadap masalah sosial yang sedang dialami masyarakat.

Metode ini menuntut adanya sebuah tindakan nyata, misal memberikan saran kepada pemangku kepentingan mengenai cara menyelesaikan masalah sosial yang sedang terjadi.

Demikian adalah penjelasan mengenai fungsi sosiologi sebagai pemecah masalah sosial dan metode penelitian. (SP)