Konten dari Pengguna

Hubungan antara Jatuhnya Malaka dan Ramainya Pelabuhan di Banten

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hubungan antara jatuhnya Malaka dan ramainya pelabuhan di Banten. Sumber: Willian Justen de Vasconcellos/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hubungan antara jatuhnya Malaka dan ramainya pelabuhan di Banten. Sumber: Willian Justen de Vasconcellos/pexels.com

Selat Malaka adalah salah satu jalur perairan yang sibuk pada masa dahulu. Jalur ini menjadi perairan yang dilalui oleh kapal-kapal dagang dari beragam negara. Sayangnya, Selat Malaka sempat jatuh ke tangan Portugis. Hubungan antara jatuhnya Malaka dan ramainya pelabuhan di Banten adalah pedagang Islam dilarang untuk melakukan perdagangan di kawasan Malaka.

Hal ini disampaikan oleh Syafiera dalam Perdagangan di Nusantara Abad ke-16, bahwa jatuhnya Selat Malaka ke tangan Portugis membuat kawasan ini tak boleh dilewati pedagang. Alhasil, para pedagang mendarat di pelabuhan Banten.

Untuk mengetahui informasi mengenai hubungan antara jatuhnya Malaka dan ramainya pelabuhan di Banten, simak penjelasannya dalam artikel berikut.

Hubungan Antara Jatuhnya Selat Malaka dan Ramainya Pelabuhan Banten

Ilustrasi hubungan antara jatuhnya Malaka dan ramainya pelabuhan di Banten. Sumber: Joanna Kmiecik/pexels.com

Selat Malaka menjadi jalur yang selalu ramai sejak zaman kuno. Bahkan, banyak kapal pedagang dari berbagai negara yang mendarat atau melalui jalur ini. Sayangnya, Selat Malaka jatuh di tangan Portugis tahun 1511 di bawah kepemimpinan Alfonso d'Albuquerque.

Akibat dari hal tersebut, pelayaran dan perdagangan dunia turut terdampak, salah satunya adalah membuat pelabuhan di Banten menjadi lebih ramai. Pelabuhan Banten juga termasuk kawasan strategis karena berada dekat dengan Selat Malaka.

Adapun hubungan antara jatuhnya Malaka dan ramainya pelabuhan di Banten adalah:

1. Terjadi Perubahan Rute Perdagangan

Salah satu hubungan antara jatuhnya Malaka dan ramainya pelabuhan di Banten adalah terjadi perubahan rute perdagangan serta pelayaran. Sebelumnya, Malaka menjadi pusat perdagangan bagi pedagang asal bangsa Barat serta Timur.

Namun, usai bangsa Portugis menguasai kawasan tersebut dan melakukan monopoli perdagangan, maka para pedagang tak dapat berdagang di Malaka. Alhasil, terjadi rute perdagangan dan membuat beberapa pelabuhan di Indonesia lebih berkembang, termasuk di Banten dan Aceh.

Pelabuhan Banten menjadi salah satu kawasan strategis, karena berada di dekat rute Pantai Barat Sumatera serta mengarah ke Selat Sunda. Hal itu mendorong para pedagang muslim untuk beralih ke kawasan tersebut.

2. Mudahnya Kebijakan

Berikutnya, hubungan antara jatuhnya Malaka dan ramainya pelabuhan di Banten adalah kebijakan menjadi lebih mudah. Ramainya pelabuhan Banten ini didorong oleh beralihnya jalur perdagangan, sehingga terjadi migrasi pedagang muslim secara tidak langsung.

Terlebih lagi, pelabuhan Banten mempunyai infrastruktur yang telah mumpuni. Hal itu tentunya membuat pedagang melakukan aktivitas secara lebih nyaman.

Demikian informasi mengenai hubungan antara jatuhnya Malaka dan ramainya pelabuhan di Banten. [ENF]