Jenis-jenis Migrasi dalam Masyarakat beserta Penjelasannya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jenis-jenis migrasi di masyarakat merupakan pengetahuan yang perlu diketahui. Migrasi sendiri terdiri dari beberapa jenis, termasuk nasional dan internasional.
Dikutip dari buku Masyarakat Transisi oleh Dr. Muryanti, M.A. migrasi adalah perpindahan penduduk dari satu daerah ke daerah lain akibat adanya perbedaan kondisi pada kedua daerah tersebut.
Migrasi terbagi menjadi beberapa jenis yang perlu dipahami. Apa saja? Ketahui jenis-jenis migrasi di masyarakat dalam artikel ini.
Jenis-jenis Migrasi dalam Masyarakat
Berikut ini penjelasan mengenai jenis-jenis migrasi dalam masyarakat yang perlu diketahui.
1. Migrasi Nasional
Migrasi nasional merupakan perpindahan penduduk dari sebuah daerah ke daerah lain yang masih dalam satu negara. Migrasi nasional terdiri dari dua jenis, yaitu:
Urbanisasi: Perpindahan penduduk yang awalnya di desa ke kota
Transmigrasi: Perpindahan penduduk dari sebuah wilayah yang padat penduduk ke wilayah dengan penduduk masih sedikit
2. Migrasi Internasional
Migrasi internasional merupakan perpindahan penduduk dari sebuah negara atau negara lainnya. Migrasi internasional terbagi menjadi tiga, yaitu:
Imigrasi: Berpindahnya penduduk masuk ke sebuah wilayah
Emigrasi: Perpindahan penduduk keluar dari sebuah negra
Remigrasi: Berpindahnya penduduk kembali ke daerah asal
3. Ruralisasi
Jenis migrasi berikutnya adalah ruralisasi. Rulalisasi merupakan berpindahnya penduduk dari kota ke desa yang bertujuan untuk menetap. Jenis migrasi ini adalah kebalikan dari urbanisasi.
4. Evakuasi
Evakuasi merupakan perpindahan penduduk akibat adanya ancaman bahaya perang maupun bencana alam. Jenis migrasi ini dapat berupa nasional maupun internasional.
5. Forensen
Forensen dikenal juga dengan istilah "nglaju". Jenis migrasi satu ini adalah aktivitas orang yang tinggal di luar kota atau desa tetapi bermatapencaharian di kota. Mereka biasanya hanya pulang pergi setiap hari alias tidak menginap di kota tersebut.
Terdapat banyak alasan mengapa seseorang melakukan forensen. Misalnya sulit mencari rumah di kota, biaya hidup yang besar di kota, dan masih banyak lagi.
6. Turisme
Turis merupakan istilah untuk orang yang berwisata ke tempat rekreasi. Selain berwisata, tak jarang orang tersebut akan menetap di sekitar destinasi dalam jangka waktu tertentu.
Itulah penjelasan mengenai migrasi dan berbagai jenisnya yang perlu diketahui. (LAU)
