Konten dari Pengguna

Kekuatan Militer Kamboja yang Menarik untuk Diketahui

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kekuatan Militer Kamboja, Pixabay/TheDigitalArtist
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kekuatan Militer Kamboja, Pixabay/TheDigitalArtist

Kekuatan militer Kamboja merupakan bagian dari struktur negara yang berperan dalam menjaga ketertiban dan mendukung berbagai fungsi ketahanan nasional.

Militer kamboja terdiri dari beberapa cabang utama yang meliputi angkatan darah, udara, dan laut, serta didukung oleh unit-unit tambahan.

Sistem pertahanan negara ini dalam perkembangannya dibentuk sesuai dengan kebutuhan geografis dan sumber daya yang dimiliki, dengan penyesuaian terhadap kebijakan nasional dan kerja sama dengan negara mitra.

Kekuatan Militer Kamboja

Ilustrasi Militer, Pixabay/hasan-cilingir

Dikutip dari situs globalfirepower.com, straitstimes.com, dan britannica.com, kekuatan militer Kamboja berada di peringkat ke-95 dari 145 negara yang dipertimbangkan untuk tinjauan tahunan GFP pada tahun 2025.

Kamboja mempunyai skor PwrIndx sebesar 2,0752 (skor 0,0000 dianggap ‘sempurna’).

Pada tahun 2024, negara ini mempunyai anggaran pertahanan sebesar US$1,3 miliar (S$1,66 miliar) dan sebanyak 124.300 personel militer aktif.

Angkatan bersenjata Kamboja, disebut Royal Cambodian Armed Forces (RCAF), didirikan pada tahun 1993 lalu dari penggabungan bekas militer komunis negara tersebut.

Selain itu, dua tentara perlawanan lainnya, pasukan Khmer Merah dan pasukan kerajaan digabungkan pada tahun 1999.

Dalam kekuatan militer Kamboja, angkatan daratnya jauh lebih besar dari 2 cabang angkatan lainnya serta sebagian besar dikelola lewat wajib militer.

Dari jumlah itu, kekuatan terbesar adalah tentara Kamboja dengan jumlah kurang lebih 75.000 tentara, dengan didukung lebih dari 200 tank tempur dan sekitar 480 artileri.

Angkatan udara Kamboja relatif sederhana. Angkatan udara negara ini mempunyai sebanyak 1.500 personel dengan armada pesawat yang relatif kecil. Itu termasuk dengan 10 helikopter angkut dan 10 pesawat angkut.

Kamboja diketahui tidak mempunyai pesawat tempur tetapi memiliki 16 helikopter serbaguna, termasuk dengan 10 Z-9 Cina dan 6 Mi-17 era Soviet.

Angkatan laut Kamboja diperkirakan mempunyai 2.800 personel, termasuk dengan 1.500 infanteri angkatan laut, dengan 1 kapal pendarat amfibi dan 13 kapal patroli serta tempur pesisir.

Kekuatan militer Kamboja menunjukkan bagaimana suatu negara dapat membentuk sistem pertahanan yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhannya sendiri. (Mey)

Baca juga: Kronologi Peristiwa Perang Paregreg dalam Sejarah Keruntuhan Majapahit