Konten dari Pengguna

Kemunculan Manusia Purba Pertama Kali di Muka Bumi sebagai Awal Kehidupan

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kemunculan Manusia Purba Pertama Kali di Muka Bumi, Foto: Unsplash/Eugene Zhyvchik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kemunculan Manusia Purba Pertama Kali di Muka Bumi, Foto: Unsplash/Eugene Zhyvchik

Kemunculan manusia purba pertama kali di muka bumi sering dianggap sebagai asal usul manusia. Manusia purba telah mengalami proses evolusi selama jutaan tahun yang dibuktikan dengan penemuan berbagai fosil.

Manusia purba memiliki ciri fisik, cara hidup, dan kemampuan yang berbeda dari manusia modern. Manusia purba hidup di lingkungan yang liar dan penuh tantangan.

Mengutip Jurnal GeoScienceEd, Ade Vito Rizqy, (2023: 20), evolusi adalah proses perubahan antar generasi yang mengakibatkan perbedaan sifat secara morfologis maupun fisiologis dalam jangka waktu yang lama.

Kemunculan Manusia Purba Pertama Kali di Muka Bumi

Ilustrasi Kemunculan Manusia Purba Pertama Kali di Muka Bumi, Foto: Unsplash/Christophe

Mengutip buku Modul Pembelajaran SMA Sejarah Kelas X, Hasnawati T., S.Pd., (2020: 5), manusia purba pertama kali muncul di muka bumi diperkirakan pada zaman pleistosen atau dilluvium yang berlangsung sekitar 1,6 juta tahun yang lalu.

Fosil manusia purba pertama kali ditemukan di Afrika Timur oleh Yohannes Haile Selassie pada tahun 1994. Fosil tersebut terdiri dari 35 bagian tubuh dan dikenal sebagai spesies Ardipithecus Ramidus.

Perubahan terbesar terjadi pada jenis manusia purba homo. Fosil homo diyakini dapat berjalan dengan tegak dan menjadi awal peralihan ke manusia modern. Dari Afrika, manusia purba melakukan perjalanan ke Asia, Eropa, Amerika, dan Australia.

Adaptasi Manusia Purba dengan Lingkungan

Ilustrasi Kemunculan Manusia Purba Pertama Kali di Muka Bumi, Foto: Unsplash/Giancarlo Revolledo

Mengutip buku Manusia-Manusia dan Peradaban Indonesia, Truman Simanjuntak, (2021: 4), perkembangan manusia purba dipengaruhi hasil interaksi dengan lingkungannya. Hal ini didasarkan pada sifat yang ingin mempertahankan diri dan mencapai kebaruan.

Misalnya, Homo Habilis memanfaatkan batu sebagai alat berburu dan Homo Erectus yang berhasil mengendalikan api untuk melindungi diri. Segala kemampuan adaptasi ini menunjukkan kecerdasan yang berkembang seiring waktu.

Selama jutaan tahun, manusia purba menjalani proses adaptasi dan perubahan biologis. Proses ini membuatnya secara perlahan berevolusi menjadi manusia modern yang memiliki otak lebih besar dan kemampuan sosial yang lebih baik.

Demikianlah pembahasan mengenai kemunculan manusia purba pertama kali di muka bumi. Memahami perkembangan manusia purba dapat menambah wawasan yang dalam mengenai asal usul kehidupan. (Nabila)

Baca Juga: Penemuan Fosil di Situs Sangiran dan Dampaknya