Konten dari Pengguna

Konsep Ruang dan Waktu dalam Sejarah beserta Contohnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Konsep Ruang dan Waktu dalam Sejarah, Unsplash/Polina Kuzovkova
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Konsep Ruang dan Waktu dalam Sejarah, Unsplash/Polina Kuzovkova

Konsep ruang dan waktu dalam sejarah merupakan dua elemen penting yang saling terkait dan mempengaruhi satu sama lain.

Ruang merujuk pada lokasi fisik di mana peristiwa sejarah terjadi, sedangkan waktu berhubungan dengan kronologi atau urutan peristiwa tersebut.

Pemahaman hubungan antara ruang dan waktu dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana peristiwa sejarah terbentuk.

Konsep Ruang dan Waktu dalam Sejarah

Ilustrasi Konsep Ruang dan Waktu dalam Sejarah, Unsplash/Florian Olivo

Sejarah mengandung nilai, makna, dan pelajaran yang dapat dijadikan pedoman di masa depan. Mengutip jurnal yang berjudul Ruang dan Waktu: Dua Konsep Penting dalam Ilmu Sejarah, berikut konsep ruang dan waktu dalam sejarah.

Konsep Ruang dalam Sejarah

Ruang dalam konteks sejarah mencakup berbagai aspek, mulai dari geografi hingga budaya.

Ruang dapat bersifat fisik dan nonfisik. Ruang fisik memiliki ciri bisa dilihat maupun dirasakan. Contohnya seperti benua, negara, kota, sungai, kota dan lainnya.

Kemudian untuk ruang nonfisik yaitu bersifat abstrak, seperti ruang sosial, ekonomi, agama, ideologi, dan lain sebagainya.

Contoh konsep ruang dalam sejarah:

  1. Peristiwa G30S/PKI terjadi di Indonesia pada tahun 1955. Peristiwa tersebut berkaitan dengan ruang nonfisik politik.

  2. Peristiwa Perang Dunia II terjadi pada tahun 1939-1845. Peristiwa ini juga berkaitan dengan ruang nonfisik politik karena berkaitan dengan konflik antara Blok Poros dan Blok Sekutu.

Konsep Waktu dalam Sejarah

Konsep waktu sangat penting karena berhubungan dengan urutan peristiwa yang terjadi di masa lalu. Dalam sejarah, waktu dapat bersifat absolut dan relatif.

Waktu absolut mencakup satuan standar objektif seperti tahun, bulan, hari, jam, dan lain-lain.

Kemudian, konsep waktu relatif ditentukan oleh satuan khusus yang bersifat subjektif seperti zaman, era, periode, abad, dekade, dan lain-lain.

Contoh konsep waktu dalam sejarah:

  1. Peristiwa Perang Dunia II yang berlangsung dari 1939 hingga 1945. Peristiwa ini juga berkaitan dengan waktu relatif abad ke-20 di dunia.

  2. Revolusi Industri terjadi pada abad ke-18 dan ke-19. Revolusi ini tidak hanya merevolusi cara produksi, tetapi juga mengubah struktur sosial dan ekonomi di Eropa dan seluruh dunia.

Itulah konsep ruang dan waktu dalam sejarah beserta contohnya. Ruang dan waktu tidak dapat dipisahkan dalam studi sejarah. Dengan demikian, peristiwa sejarah tidak hanya terjadi di suatu tempat, tetapi juga dalam konteks waktu tertentu.

Baca juga: Sumber Sejarah yang Sifatnya Primer dan Contohnya