Konten dari Pengguna

Latar Belakang Berdirinya Daulah Abbasiyah dan Perubahan Arah Kepemimpinan Islam

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Latar Belakang Berdirinya Daulah Abbasiyah. Unsplash/The New York Public Library
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Latar Belakang Berdirinya Daulah Abbasiyah. Unsplash/The New York Public Library

Latar belakang berdirinya Daulah Abbasiyah erat kaitannya dengan kondisi sosial dan politik yang berkembang pada akhir kekuasaan Bani Umayyah.

Ketidakpuasan sebagian besar umat Islam terhadap pemerintahan yang dianggap terlalu otoriter serta dominasi suku tertentu memicu berbagai gerakan oposisi.

Latar Belakang Berdirinya Daulah Abbasiyah

Ilustrasi Latar Belakang Berdirinya Daulah Abbasiyah. Unsplash/The Cleveland Museum of Art

Dikutip dari buku Sejarah Peradaban Islam, Badri Yatim, 2006:109, dijelaskan bahwa keruntuhan Daulah Umayyah terjadi karena munculnya perlawanan yang dipimpin oleh keluarga Abbasiyah. Inilah latar belakang berdirinya Daulah Abbasiyah selengkapnya.

Keluarga Abbasiyah mengklaim lebih sah dalam mewarisi kekhalifahan berdasarkan hubungan darah dengan Nabi Muhammad dari jalur Abbas bin Abdul Muthalib.

Latar belakang berdirinya Daulah Abbasiyah dipengaruhi oleh beberapa faktor penting. Pertama, adanya kecemburuan sosial dan politik dari kelompok non-Arab (mawali) yang merasa dianaktirikan oleh pemerintahan Umayyah yang pro-Arab.

Kedua, ketidakpuasan umat terhadap kebijakan Dinasti Umayyah yang dianggap lebih mengedepankan aspek duniawi dan kekuasaan dinasti daripada nilai-nilai Islam.

Bani Abbasiyah berhasil menarik simpati dengan propaganda bahwa mereka berjuang demi kembalinya kepemimpinan Islam ke tangan Ahlul Bait.

Perubahan Arah Kepemimpinan Islam di Bawah Abbasiyah

Ilustrasi Latar Belakang Berdirinya Daulah Abbasiyah. Unsplash/The Cleveland Museum of Art

Latar belakang berdirinya Daulah Abbasiyah juga membuka jalan bagi perubahan besar dalam struktur kepemimpinan Islam.

Jika pada masa Umayyah kekuasaan cenderung berbasis dinasti Arab yang sentralistik, maka Abbasiyah memperluas partisipasi politik ke wilayah non-Arab.

Perpindahan ibu kota dari Damaskus ke Baghdad juga mencerminkan orientasi baru yang lebih kosmopolit dan terbuka terhadap pengaruh Persia.

Pemerintahan Abbasiyah banyak mengadopsi sistem birokrasi Persia, memperkuat peran ulama, dan mengembangkan ilmu pengetahuan sebagai pilar peradaban.

Latar belakang berdirinya Daulah Abbasiyah menandai babak baru dalam sejarah kepemimpinan Islam yang lebih kompleks dan dinamis.

Gerakan perubahan yang awalnya berlandaskan semangat keagamaan dan keadilan sosial berkembang menjadi sistem pemerintahan yang lebih rasional dan terbuka terhadap unsur budaya lain.

Dengan memindahkan pusat kekuasaan ke Baghdad dan merangkul kelompok non-Arab, Abbasiyah menciptakan model pemerintahan yang memperluas cakrawala dunia Islam dalam bidang politik, ilmu pengetahuan, hingga budaya.

Pengaruh besar Daulah Abbasiyah tidak hanya terasa dalam aspek kekuasaan, tetapi juga dalam tumbuhnya tradisi intelektual Islam yang kuat. (Anggie)

Baca Juga: Ciri-Ciri Kerajaan Alam Melayu yang Menunjukkan Kejayaan di Masa Lampau