Konten dari Pengguna

Latar Belakang Kabinet Burhanudin Harahap dan Program Kerjanya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi latar belakang kabinet burhanudin harahap. Sumber: August de Richelieu/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi latar belakang kabinet burhanudin harahap. Sumber: August de Richelieu/pexels.com

Kabinet Burhanudin Harahap adalah kabinet kelima di masa demokrasi liberal yang menjabat sejak tahun 1955. Adapun latar belakang Kabinet Burhanudin Harahap adalah berakhirnya masa kerja Kabinet Ali Sastroamidjojo I.

Mudjiono dalam Kabinet Burhanuddin Harahap Tahun 1955-1956 mengungkapkan bahwa Kabinet Burhanudin Harahap menjabat cukup singkat, yakni mulai dari tahun 1955 sampai 1956.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar latar belakang Kabinet Burhanudin Harahap, simak penjelasan berikut ini.

Latar Belakang Kabinet Burhanudin Harahap

Ilustrasi latar belakang kabinet burhanudin harahap. Sumber: August de Richelieu/pexels.com

Kabinet Burhanudin Harahap adalah salah satu kabinet yang menjabat pada masa demokrasi liberal atau parlementer. Adapun masa jabatannya sendiri dimulai pada 12 Agustus 1955 sampai 3 Maret 1956.

Kabinet Burhanudin Harahap juga dikenal dengan nama kabinet nasional. Pasalnya, susunan kabinet ini terdiri atas 13 partai yang didominasi dengan Partai Masyumi.

Adapun latar belakang Kabinet Burhanudin Harahap adalah jatuhnya Kabinet Ali Sastroamidjojo I. Alhasil, kabinet ini ditunjuk dan diserahkan mandatnya pada 23 Juli 1955.

Kala itu, Wakil Presiden Indonesia, Muhammad Hatta menunjuk formatur kabinet baru, yakni Wilopo, Sukiman, serta Asaat. Ketiga formatur tersebut awalnya menunjuk Muhammad Hatta untuk menjadi perdana menteri dan menteri pertahanan.

Sayangnya, Muhammad Hatta menolak karena masih menjabat sebagai wakil presiden. Akhirnya, Muhammad Hatta pun menunjuk Burhanudin Harahap untuk menjadi formatur baru.

Awalnya, Burhanudin Harahap menolak akibat merasa kurang dukungan politik serta pengalaman. Akan tetapi, setelah beberapa partai, seperti PNI, NU, dan PSI memberikan dukungan, akhirnya Burhanudin Harahap menyetujui pembentukan kabinetnya.

Alhasil, Kabinet Burhanudin Harahap berisi 20 orang menteri yang berasal dari 13 partai politik. Kabinet tersebut dilantik pada 12 Agustus 1955.

Program Kerja Kabinet Burhanudin Harahap

Selama menjabat, Kabinet Burhanudin Harahap dihadapkan oleh berbagai masalah, seperti penyelesaian masalah Irian Barat, separatisme DI/TII, hingga penyelenggaraan pemilu pertama.

Untuk lebih lengkapnya, berikut ini adalah program kerja Kabinet Burhanudin Harahap.

  • Melaksanakan pemilihan umum pertama kali pada 29 September 1955.

  • Menuntaskan permasalahan Irian Barat.

  • Menangani pemberontakan DI/TII yang dipimpin oleh Kartosuwiryo.

  • Melangsungkan program pembangunan ekonomi serta sosial.

Demikian penjelasan mengenai latar belakang Kabinet Burhanudin Harahap dan program kerjanya. [ENF]