Konten dari Pengguna

Latar Belakang KMB beserta Tokoh, Tujuan, dan Hasilnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Latar Belakang KMB. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Latar Belakang KMB. Sumber: Unsplash

Konferensi Meja Bundar (KMB) merupakan sejarah yang tak boleh dilupakan oleh masyarakat Indonesia. Lantas, apa latar belakang dari KMB itu sendiri?

Dikutip dari buku Bahas Tuntas 1001 Soal IPS SD, Konferensi Meja Bundar (KMB) adalah perundingan antara Indonesia, Belanda, UNCI (PBB), dan BFO. Tujuannya adalah untuk menyelesaikan pertikaian antara Indonesia dan Belanda.

Latar Belakang Konferensi Meja Bundar

Ilustrasi Latar Belakang KMB. Sumber: Unsplash

Belanda melanggar perjanjian Renvile yang sudah disepakati bersama dengan melakukan Agresi Militer II pada tanggal 18 Desember 1948.

Ini bukan kali pertama Belanda melanggar perjanjian. Sebelumnya, mereka sudah meluncurkan Agresi Militer I yang melanggar Perjanjian Linggarjati.

Karena Agresi Militer II, PBB dan internasional mengecam Belanda. Ditambah lagi, pihak Belanda menangkap beberapa pimpinan Indonesia, seperti Soekarno dan Hatta.

Dewan Keamanan PBB tak tinggal diam. Mereka menegur Belanda pada tanggal 28 Januari 1949 dan menuntut untuk pengembalian semua petinggi RI serta pemulihan pemerintahan.

Hingga pada tanggal 4 April 1949, dilaksanakan Perundingan Roem Royen antara Indonesia dan Belanda. Rundingan tersebut berakhir di tanggal 7 Mei 1949.

Ada beberapa kesepakatan dari rundingan tersebut, salah satunya adalah pelaksanaan KMB di Den Haag serta pengembalian Pemerintahan Indonesia ke Yogyakarta pada 6 Juli 1949.

Tokoh yang Berperan dalam Konferensi Meja Bundar

Ilustrasi Latar Belakang KMB. Sumber: Unsplash

Setelah konferensi membuahkan hasil, RI dan BFO menandatangani persetujuan konstitusi RIS pada tanggal 29 Oktober 1949. Beberapa tokoh yang berperan dalam Konferensi Meja Bundar, yaitu:

  1. Mohammad Hatta

  2. Mr. Supomo

  3. Mr. Ali Sastroamidjojo

  4. Sukiman

  5. Sumitro Djojohadikusumo

  6. Kolonel T.B. Simatupang

  7. Mr. Muwardi

  8. Mr. Abdul Karim Pringgodigdo

  9. Mr. Sujono Hadinoto

  10. Ir. Djuanda

  11. Dr. J. Leimena

  12. Mohammad Roem

Hasil Konferensi Meja Bundar

Ilustrasi Latar Belakang KMB. Sumber: Unsplash

Pelaksanaan Konferensi Meja Bundar menghasilkan berbagai keputusan yang penting untuk Indonesia. Beberapa di antaranya, yaitu:

  1. Pengakuan Belanda bahwa Indonesia adalah Republik Indonesia Serikat (RIS).

  2. Indonesia merupakan negara merdeka dan berdaulat.

  3. Status Irian Barat akan diselesaikan dalam satu tahun setelah kedaulatan diakui.

  4. Akan dibentuk Uni Indonesia-Belanda.

  5. RIS memberi hak konsensi serta izin baru bagi perusahaan Belanda.

  6. Pengalihan hutang Hindia Belanda oleh RIS.

Iitu dia sekilas penjelasan mengenai latar belakang KMB beserta tokoh hingga hasilnya.(LAU)