Latar Belakang Perang Teluk 3 yang Belum Banyak Orang Tahu

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perang Teluk 3 adalah peristiwa konflik antar dua negara, yaitu Irak dan Amerika Serikat. Latar belakang Perang Teluk 3 ini berkaitan erat dengan kebijakan unilateralisme Amerika Serikat.
Sebenarnya, Perang Teluk 3 lebih dikenal dengan nama Perang Irak, sebuah invasi militer pada 20 Maret 2003. Invasi ini bertujuan untuk menghancurkan dan mencegah upaya pengembangan senjata pemusnah massal.
Dikutip dari buku Sejarah: SMA kelas XII karya M. Habib Mustopo, berikut beberapa latar belakang terjadinya Perang Teluk 3.
Latar Belakang Perang Teluk 3
Perang Teluk 3 merupakan perang yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat terhadap Irak yang dipimpin Saddam Hussein. Konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Irak ini juga menjadi babak baru dalam krisis di Timur Tengah.
Peristiwa invasi Amerika Serikat terhadap Irak tentu memiliki latar belakang yang memicunya. Berikut latar belakang terjadinya Perang Teluk 3 yang perlu diketahui.
1. Kebijakan Unilateralisme Amerika Serikat
Unilateralisme sendiri merupakan agenda atau doktrin yang mendukung tindakan sepihak. Tindakan ini termasuk bentuk pengabaian terhadap pihak lain atau ekspresi komitmen terhadap sesuatu hal yang dianggap tidak menyenangkan.
Adanya kebijakan unilateralisme Amerika Serikat ini berarti membenarkan tindakan Amerika Serikat secara sepihak. Hal ini berkaitan dengan keputusan suatu persoalan yang terjadi di ranah internasional tanpa pertimbangan negara lain.
2. Adanya Tuduhan Amerika Serikat
Perang Teluk 3 juga terjadi karena adanya tuduhan Amerika Serikat tentang pengembangan senjata biologis pemusnah massal.
Senjata pemusnah massal merupakan senjata yang dirancang untuk membunuh manusia dalam skala besar. Targetnya adalah personel militer dan masyarakat awam.
3. Tuduhan Amerika Serikat Terhadap Irak
Bukan hanya itu, melainkan Amerika Serikat juga menuduh dan menganggap Irak melindungi pemimpin Al-Qaeda Osama bin Laden. Mengingat Al-Qaeda Osama bin Laden adalah teroris kejam yang membunuh ribuan wanita, pria, dan anak-anak tidak berdosa.
4. Usaha Amerika Serikat dalam Membebaskan Rakyat
Amerika Serikat pada waktu itu sempat melakukan usaha untuk membebaskan rakyat dari kekuasaan Saddam Hussein. Di mana kekuasaan Saddam Hussein dianggap sebagai diktator dalam pemerintahan.
Itulah beberapa latar belakang Perang Teluk 3 sebagai konflik antara Amerika Serikat dan Irak. (DSI)
