Latar Belakang Revolusi Industri dan Dampaknya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Latar belakang revolusi industri yang dimulai pada akhir abad ke-18 dilatarbelakangi oleh kekayaan alam yang melimpah di Inggris masih dikelola menggunakan tenaga hewan dan manusia.
Sejak revolusi industri, sejumlah aktivitas ekonomi langsung memanfaatkan tenaga mesin demi menghemat biaya dan waktu. Akibatnya, pola hidup masyarakat juga berubah total.
Untuk penjelasan lebih lengkap mengenai latar belakang revolusi industri beserta dampaknya bagi dunia, simak di bawah ini.
Latar Belakang Revolusi Industri
Bagi sebagain orang, istilah revolusi industri sudah tidak asing lagi terdengar. Sebab, peristiwa inilah yang mengubah cara hidup manusia dari tradisional menjadi lebih modern dengan mengandalkan mesin.
Revolusi industri sendiri sudah berlangsung sejak lama, yakni pada abad ke-18. Namun, istilah revolusi industri baru diperkenalkan pada pertengahan abad ke-19 oleh Fredrich Engles dan Louis Auguste.
Dikutip dari Jurnal Revolusi Industri 1.0 Hingga 4.0 oleh Adit Kusnandar, revolusi industri pertama kali terjadi di Inggris, di mana sebelumnya memiliki perekonomian agraris menjadi industri.
Revolusi industri Inggris ini sendiri dilatarbelakangi oleh beberapa hal, di antaranya adalah:
Inggris memiliki situasi politik yang stabil.
Inggris kaya akan sumber daya alam berupa bahan tambang, seperti batu bara, bijih besi, timah, dan kaolin.
Adanya penemuan baru di bidang teknologi, di mana hal ini mempermudah cara kerja sekaligus meningkatkan hasil produksi.
Inggris semakin makmur akibat pelayaran dan perdagangan. Belum lagi, terdapat modal besar untuk bidang usaha.
Pemerintah memberikan perlindungan hukum bagi hasil temuan baru. Akibatnya, ilmuwan terdorong untuk melakukan penelitian lebih lanjut.
Besarnya arus urbanisasi akibat revolusi agraria di pedesaan, membuat pemerintah Inggris membuka industri lebih banyak lagi.
Karena sejumlah hal inilah, Inggris pun mulai memanfaatkan tenaga mesin untuk mengelola sumber daya alam mereka.
Dampak Revolusi Industri
Akibat perubahan hidup yang terjadi secara tiba-tiba, revolusi industri berhasil memberikan sejumlah dampak negatif dan positif untuk rakyat Inggris dan dunia. Apa saja? Berikut penjelasannya:
Dampak Positif
Proses produksi semakin efektif, di mana hasilnya jauh lebih banyak dan tidak memakan waktu.
Teknologi dan pengetahuan semakin berkembang pesat.
Karena adanya internet, akses informasi lebih mudah didapat dan cepat.
Dampak Negatif
Tenaga kerja manusia berkurang dengan pesat akibat digantikan oleh mesin.
Jumlah pengangguran bertambah.
Keadaan politik menjadi kurang stabil.
Namun, segala dampak positif dan negatif ini berhasil diatasi oleh manusia. Hingga kini, revolusi industri semakin berkembang. (RN)
