Legenda Baru Klinting, Cerita Rakyat yang terkenal sebagai Asal-usul Rawa Pening

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Legenda Baru Klinting adalah salah satu legenda yang cukup populer di daerah Jawa Tengah. Legenda ini dipercaya sebagai cerita rakyat tentang asal-usul terbentuknya Rawa Pening, danau alami yang ada di Kabupaten Semarang.
Dikutip dari penghubung.jatengprov.go.id, cerita rakyat Indonesia memiliki banyak kisah menarik yang sarat makna dan nilai budaya. Bahkan, beberapa cerita rakyat yang terkenal dianggap menjadi legenda atau asal-usul terbentuknya suatu tempat.
Legenda Baru Klinting, Cerita Rakyat yang Terkenal
Legenda Baru Klinting mengisahkan tentang seekor naga kecil yang bernama Baru Klinting. Ia adalah dari Resi Bhagirasa dan Nyai Salindri.
Ia memiliki wujud yang aneh karena separuh badannya berwujud manusia dan separuhnya naga. Hal ini membuatnya dijauhi oleh para masyarakat. Meskipun demikian, Baru Klinting sebenarnya mempunyai kesaktian yang luar biasa dan hati yang baik.
Konflik dalam cerita ini terjadi ketika ayah Baru Klinting mati. Resi Bhagirasa dibunuh oleh para penduduk desa yang serakah dan tidak menghormati nilai-nilai kesopanan.
Untuk menguji hati nurani masyarakat, Baru Klinting pun menyamar menjadi seorang anak kecil yang dekil dan kelaparan.
Ia berkeliling meminta-minta makanan, namun ditolak oleh semua warga kecuali seorang nenek tua baik hati yang bernama Nyai Latung.
Sebagai balas budi atas kebaikan sang nenek, Baru Klinting mengungkapkan jati dirinya kemudian meminta sang nenek segera pergi ke tempat yang tinggi.
Setelah itu, Baru Klinting menancapkan sebuah lidi ke tanah. Kemudian tidak ada seorang pun yang berhasil mencabutnya, dan akhirnya ia sendiri yang mencabut lidi tersebut.
Seketika, air pun menyembur dari bekas lubang lidi itu dan menenggelamkan seluruh desa yang penduduknya bersikap angkuh. Tempat tersebut di kemudian hari dikenal sebagai Rawa Pening, yang artinya “rawa yang bening”.
Legenda Baru Klinting masih hidup hingga kini dan terus diceritakan dari generasi ke generasi. Bahkan, kisahnya menjadi inspirasi berbagai pertunjukan seni dan pariwisata.
Rawa Pening sendiri adalah destinasi wisata alam yang menarik, dengan keindahan legendanya yang menambah daya tarik. (Win)
Baca Juga: 5 Tokoh Wayang Ramayana, Kisah, dan Pesan Moralnya
