Konten dari Pengguna

Masa Nomaden Masyarakat Purba dan Sejarah Perkembangannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Masa Nomaden Masyarakat Purba, Unsplah/geralt
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Masa Nomaden Masyarakat Purba, Unsplah/geralt

Masyarakat purba hidup secara nomaden atau berpindah-pindah pada masa apa adalah pertanyaan yang sering ditanyakan, terutama ketika mempelajari sejarah awal peradaban manusia.

Pertanyaan ini mengarah pada suatu periode di mana manusia sangat bergantung penuh pada alam untuk bertahan hidup.

Masyarakat Purba Hidup secara Nomaden atau Berpindah-pindah pada Masa Apa?

Ilustrasi Masa Nomaden Masyarakat Purba, Unsplah/ArturGórecki

Masyarakat purba hidup secara nomaden atau berpindah-pindah pada masa berburu dan meramu.

Mengutip buku Sejarah oleh Irma Samrotul Fuadah, pada masa itu masyarakat purba sangat bergantung pada alam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Caranya memenuhi kebutuhan yaitu dengan berburu hewan dan mengumpulkan tumbuhan untuk dimakan.

Sumber makanan ini tidak selalu tersedia di satu tempat, sehingga harus berpindah-pindah mengikuti sumber makanan. Masa ini bisa disebut dengan masa Paleolitikum (Zaman Batu Tua).

Perubahan musim, bencana alam, dan ancaman dari hewan predator membuat masyarakat purba harus mencari tempat yang lebih aman dan memiliki sumber daya yang cukup.

Misalnya pada musim dingin, sumber makanan bisa lebih sulit ditemukan, sehingga harus berpindah ke tempat yang lebih hangat.

Peralatan yang digunakan untuk berburu pada era itu sangat sederhana, terbuat dari batu, kayu, dan tulang. Alat-alat ini digunakan untuk mengumpulkan makanan dan mengolah bahan makanan.

Seiring berjalannya waktu, manusia purba mulai mengembangkan pertanian dan peternakan. Penemuan ini memungkinkan untuk memiliki sumber makanan yang lebih stabil dan menetap di satu tempat.

Dengan adanya persediaan makanan yang cukup, manusia purba dapat membangun permukiman tetap, mengembangkan teknologi baru, dan membentuk organisasi sosial yang lebih kompleks.

Pertanian dan peternakan menjadi fondasi bagi peradaban manusia yang dikenal saat ini.

Itulah yang memicu perkembangan ilmu pengetahuan, seni, dan budaya yang semakin beragam.

Demikian penjelasan masa nomaden masyarakat purba beserta perkembangannya. Peralihan dari gaya hidup nomaden ke menetap merupakan salah satu tonggak penting dalam sejarah peradaban manusia. (Sc)

Baca juga: 3 Jenis Manusia Purba di Indonesia yang Perlu Diketahui