Konten dari Pengguna

Memahami Objek Studi Ilmu Geografi yang Terbagi Menjadi Dua

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi objek studi ilmu geografi, sumber foto: Tom Fisk by pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi objek studi ilmu geografi, sumber foto: Tom Fisk by pexels.com

Geografi merupakan studi tentang hubungan dan tempat antara manusia dan lingkungannya. Pada dasarnya, objek studi ilmu geografi terbagi menjadi dua, yaitu objek material dan objek formal.

Secara harfiah, geografi adalah ilmu yang menggambarkan atau menjelaskan tentang bumi. Para ahli geografi juga berfokus untuk mengeksplorasi sifat fisik permukaan bumi dan masyarakat yang tersebar di atasnya.

Dikutip dari Buku Geografi SMA/MA Kls X (Diknas) karya Kun Marlina Lubis dan Amir Khosim, berikut adalah pembahasan mengenai dua objek dalam studi ilmu geografi.

Objek Studi Ilmu Geografi

Ilustrasi objek studi ilmu geografi, sumber foto: Tom Fisk by pexels.com

Objek studi ilmu geografi terbagi menjadi dua bagian yang jarang disadari oleh masyarakat. Dua objek tersebut antara lain:

1. Objek Material

Pertama ada objek material sebagai segala sesuatu yang dipelajari dalam kaitannya dengan fenomena geosfer. Fenomena ini terjadi di lapisan litosfer, biosfer, hidrosfer, astmosfer, dan antroposfer.

Berikut beberapa contoh fenomena geosfer objek material.

  • Petir, kabut, dan awan merupakan fenomena geosfer yang terjadi di lapisan atmosfer.

  • Gempa, patahan, serta tanah longsor termasuk fenomena geosfer di lapisan litosfer.

  • Erosi, banjir, dan tsunami adalah contoh kejadian yang terjadi pada lapisan hidrosfer.

  • Pemburuan gajah dan kebakaran adksna contoh fenomena geosfer yang terjadi di lapisan biosfer.

  • Peperangan, wabah penyakit, dan kelaparan termasuk contoh kejadian di lapisan antroposfer.

2. Objek Formal

Objek formal merupakan cara pandang dan cara berpikir mengenai fenomena geosfer.

Cara pandang dan cara berpikir ini dapat dilakukan melalui analisis dengan pendekatan keruangan, kewilayahan, dan kelingkungan.

Berdasarkan cara pandang objek formal, muncul enam pertanyaan pokok yang menjadi ciri khas geografi. Keenam pertanyaan ini dikenal dengan istilah 5W 1 H, yaitu.

  • What (Apa), untuk mengetahui jenis fenomena alam yang terjadi.

  • When (Kapan), mengetahui waktu terjadinya fenomena alam.

  • Where (Di mana), untuk menanyakan tempat fenomena alam berlangsung.

  • Why (Mengapa) ditanyakan untuk mengetahui penyebab terjadinya fenomena alam.

  • Who (Siapa), mengetahui subjek atau pelaku yang menyebabkan terjadinya fenomena alam.

  • How (Bagaimana) menanyakan tentang proses terjadinya fenomena alam.

Kesimpulannya, objek studi ilmu geografi benar-benar terbagi menjadi dua, yaitu objek material dan objek formal. Kedua objek tersebut tentu memiliki keunikan tersendiri yang membuat ilmu geografi semakin beragam. (DSI)