Konten dari Pengguna

Mengenal Arti Integrasi Ideologis beserta Jenis Integrasi Nasional Lainnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi integrasi ideologis adalah. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi integrasi ideologis adalah. Foto: Pixabay

Integrasi ideologis adalah integrasi yang tidak terlihat dan terbentuk dari ikatan spiritual atau ideologis yang kuat. Proses terbentuknya juga terjadi secara alami tanpa paksaan dari pihak manapun.

Contoh sederhana dari integrasi ideologis adalah persatuan masyarakat atau warga Indonesia karena menerapkan ideologi yang sama yaitu Pancasila.

Mari mengenal arti integrasi ideologis serta jenis integrasi nasional lainnya dalam ulasan berikut ini.

Arti Integrasi Ideologis dan Jenis Integrasi Nasional Lainnya

Ilustrasi integrasi ideologis adalah. Foto: Pixabay

Melansir situs bamai.uma.ac.id, integrasi ideologis adalah integrasi yang terbentuk lewat proses alamiah berdasarkan ikatan atau ideologis yang kuat.

Integrasi ideologis dapat dikatakan pula sebagai proses integrasi yang terjadi antar dua kebudayaan disebabkan adanya ikatan ideologis yang kuat tanpa paksaan.

Ciri-ciri integrasi ideologis antara lain memiliki persamaan persepsi atau pandangan antara anggota kelompok, mempunyai tujuan yang sama mengacu kepada satu prinsip ideologis, serta adanya persamaan orientasi kerja.

Untuk melengkapi penjelasan tentang integrasi ideologis, simak penjelasan di bawah ini!

1. Pengertian Integrasi Ideologis

Integrasi ideologis adalah proses penyatuan beragam perbedaan karena memiliki ikatan spiritual dan nilai ideologi yang kuat. Interaksi tersebut menggambarkan adanya persamaan persepsi, nilai, tujuan sehingga terbentuklah satu kesatuan sosial.

2. Jenis Integrasi Nasional

  • Integrasi akulturasi

Menggabungkan dua atau lebih kebudayaan tanpa menghilangkan ciri khas masing-masing kebudayaan.

  • Integrasi asimilasi

Menggabungkan dua atau lebih kebudayaan, tetapi dengan menghilangkan ciri khas dari setiap kebudayaan. Hal ini menyebabkan identitas masing-masing kebudayaan asli menjadi hilang.

  • Integrasi normatif

Proses integrasi atau penyatuan beragam perbedaan dikarenakan adanya norma tertentu yang berlaku. Masyarakat bersatu di bawah norma tertentu yang disepakati bersama.

  • Integrasi instrumental

Penyatuan berbagai perbedaan dikarenakan adanya suatu hal yang sama atau seragam dari tiap individu. Keseragaman ini terjadi akibat tiap orang menyesuaikan diri dengan kebiasaan mayoritas masyarakat yang ada di suatu kawasan.

  • Integrasi ideologis

Terbentuk karena adanya ikatan atau nilai-nilai ideologi yang kuat.

  • Integrasi fungsional

Proses integrasi atau penyatuan beragam perbedaan karena adanya banyak fungsi di masyarakat. Tentunya masyarakat dengan persamaan peran atau fungsi bakal lebih mudah bersatu.

  • Integrasi koersif

Menyatunya beragam perbedaan disebabkan adanya pengaruh penguasa dan sifatnya paksaan.

Integrasi ideologis adalah proses integrasi yang terbentuk secara alami, tanpa adanya paksaan. Integrasi ini dapat dilihat dari masyarakat Indonesia yang bersatu karena menganut ideologi yang sama yaitu Pancasila. (DN)