Konten dari Pengguna

Mengenal Ciri-ciri Masyarakat Desa beserta Fungsinya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi : Ciri-Ciri Masyarakat Desa. Sumber : Tom Fisk /Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi : Ciri-Ciri Masyarakat Desa. Sumber : Tom Fisk /Pexels.com

Desa termasuk pembagian wilayah administrasi yang berada di bawah kecamatan serta dipimpin kepala desa. Ciri-ciri masyarakat desa identik dengan masyarakatnya yang mempunyai solidaritas tinggi kepada sesama penduduk.

Untuk penjelasan ciri yang lain dan fungsi dari masyarakat desa, silakan perhatikan uraian berikut!

Ciri-ciri Masyarakat Desa

Ilustrasi : Ciri-Ciri Masyarakat Desa. Sumber ; Ihsan Adityawarman/Pexels.com

Drs. Nasrul Effendy dalam buku berjudul Dasar-Dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat menjelaskan bahwa menurut etimologi, istilah desa berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu deca artinya tanah air, tanah asal, dan tanah kelahiran.

Masyarakat desa sendiri mempunyai berbagai ciri yang membedakan dengan masyarakat kota. Adapun ciri-ciri masyarakat desa adalah:

  1. Hubungan keluarga serta masyarakat sangat kuat.

  2. Hubungan didasari suatu adat istiadat yang kuat sebagai organisasi sosial.

  3. Tingkat buta huruf cukup tinggi.

  4. Kepercayaan dengan kekuatan gaib yang masih sangat kental.

  5. Hukum tidak tertulis masih berlaku dan hukum ini perlu diketahui hingga dipahami setiap anggota masyarakat.

  6. Tidak tersedia lembaga pendidikan khusus dalam bidang keterampilan dan teknologi yang diwariskan langsung oleh orang tua terhadap keturunannya.

  7. Sistem ekonomi masyarakat sebagian besar untuk mencukupi kebutuhan keluarga dan sebagian besar untuk mencukupi kebutuhan lainnya dengan cara dijual dipasaran.

  8. Adanya semangat gotong royong dalam bidang ekonomi dan sosial yang sangat kuat.

  9. Masyarakat desa saling mengenal satu sama lain dengan mudah meski masyarakat tinggal berjauhan.

  10. Masyarakat desa lebih sering dan suka berkomunikasi memakai bahasa daerah. Bahkan, kadang ada beberapa orang desa yang tidak mengetahui atau kurang memahami bahasa Indonesia.

  11. Masyarakat desa cenderung mempunyai mata pencaharian yang sama. Misalnya petani, pekebun, dan sebagainya.

  12. Kesopanan masyarakat desa masih terus terjaga. Bahkan dalam lingkup masyarakat desa cenderung lebih sopan saat bicara, baik kepada yang seumuran maupun yang lebih tua.

Fungsi Desa

Secara umum fungsi desa, yaitu :

  1. Desa sebagai hinterland, yaitu daerah pendukung yang memberikan bahan pokok, misalnya ketela, padi, sampai jagung. Masyarakat desa juga bisa menyediakan sayur-sayuran, kacang, buah-buahan, hingga kedelai.

  2. Desa sebagai pelestari kearifan lokal. Hal ini terjadi karena masyarakat desa mempunyai pendirian melestarikan kebudayaan lokal, misalnya selamatan saat panen dan sebagainya.

  3. Desa sebagai sumber tenaga kerja. Masyarakat desa cenderung suka bergotong royong sehingga kekuatan pembangunan dan produksi terjadi atas dasar saling kerja sama.

  4. Desa sebagai mitra pembangunan. Masyarakat desa juga sebagai mitra pembangunan kawasan kota. Hal ini terjadi sebab mau tidak mau masyarakat kota akan bekerja sama dengan masyarakat desa dan sebaliknya.

Demikianlah penjelasan tentang ciri-ciri masyarakat desa dan fungsinya yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat! (Ek)