Mengenal Pengertian Multikulturalisme beserta Jenisnya dalam Kehidupan

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian multikulturalisme adalah istilah untuk menjelaskan pandangan tentang ragam kehidupan di dunia yang berkaitan dengan kehidupan sosial serta politik. Pendapat lain mengatakan bahwa ini merupakan paham yang meyakini keberadaan suku serta budaya di masyarakat.
Para pejabat pemerintahan kerap menggunakan istilah tersebut untuk menggambarkan keberagaman bangsa Indonesia. Multikulturalisme berasal dari tiga kata yaitu multi berarti banyak, kultural yang memiliki makna budaya, serta isme yang berarti aliran atau paham.
Ini disebutkan dalam Buku Ajar Kearifan Lokal Daerah Sumatera Selatan (2021) karya Syarifuddin. Berikut pengertian multikulturalisme dan jenis-jenisnya.
Simak Pengertian Multikulturalisme dan Ragam Jenisnya
Pengertian multikulturalisme secara sederhana adalah paham yang meyakini keberagaman suku serta budaya yang ada di masyarakat. Konsep keberagaman ini tentunya berhubungan dengan sudut pandang orang serta caranya menghadapi perbedaan (suku dan budaya) yang ada di sekitarnya. Lalu, apa saja jenis multikulturalisme yang penting untuk diketahui?
1. Multikulturalisme Isolasionis
Multikulturalisme isolasionis artinya keberagaman dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Akan tetapi, kebudayaan asli tetap dipertahankan.
2. Multikulturalisme Otonomis
Orang-orang dalam kelompok ini berusaha untuk mempertahankan cara hidupnya yang serupa dengan masyarakat dominan.
3. Multikulturalisme Akomodatif
Dalam multikulturalisme ini kaum mayoritas memberi ruang kepada minoritas untuk mempertahankan sekaligus mengembangkan kebudayaan yang dimiliki.
4. Multikulturalisme Kritikal
Multikulturalisme kritikal berhubungan dengan kebudayaan kelompok mayoritas yang dipaksakan kepada minoritas.
5. Multikulturalisme Kosmopolitan
Orang-orang dalam kelompok ini melakukan penghapusan terhadap batas budaya sehingga terciptalah masyarakat baru yang tentu tak lagi terikat dengan kebudayaan yang lainnya.
Beberapa contoh multikulturalisme di masyarakat antara lain:
Menghargai orang lain yang tengah beribadah sesuai kepercayaannya
Tidak menyindir orang yang berbeda suku atau agama
Menghormati pemikiran, pendapat, serta cara pandang orang lain
Menjaga persatuan dan kesatuan di masyarakat.
Sementara itu, ciri masyarakat multikultural yaitu memiliki keberagaman yang cukup kompleks, mempunyai norma yang disepakati bersama, adanya perbedaan di masyarakat yang kerap memicu konflik, hingga dominasi kelompok.
Demikian pengertian multikulturalisme dan penjelasan singkatnya. Adanya keberagaman sepatutnya tak menjadi masalah atau memicu konflik. Sebaliknya, justru memberi warna bagi kehidupan sekaligus menambah kekayaan budaya. (DN)
