Mengenal Teori Perubahan Sosial beserta Jenisnya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Yuk, berkenalan dengan teori perubahan sosial dan berbagai jenisnya dalam ulasan berikut.
Dikutip dari buku Perubahan Sosial oleh Dr. Aminah Dewi Rahmawati, M.Si., secara umum, perubahan sosial menyangkut pada perubahan yang sangat fundamental di masyarakat, yaitu perubahan yang mengarah pada pola, sistem, lembaga, maupun struktur yang berlaku di masyarakat.
Lantas, bagaimana penjelasan dan berbagai teorinya?
Mengenal Perubahan Sosial
Para ahli mengemukakan pendapat mengenai perubahan sosial. Beberapa di antaranya, yaitu:
1. William F. Ogburn
William F. Ogburn menjadi salah satu ahli yang menjelaskan mengenai pengertian perubahan sosial yang berfokus pada objek perubahan.
Menurutnya, definisi dari perubahan sosial adalah perubahan yang mencakup berbagai unsur kebudayaan, baik secara material maupun immaterial.
2. Robert M.I Lawang
Menurut Lawang, perubahan sosial merupakan proses yang terjadi pada sistem sosial dengan berbagai perbedaan yang bisa diukur dalam kurun waktu tertentu.
Paradigma sosiologi menjelaskan perubahan mempunyai dimensi waktu dan ruang yang jelas. Dimensi tersebut dapat digunakan untuk melihat perubahan sosial dengan jelas dan terukur.
3. Kingsley Davis
Kingsley Davis menjelaskan bahwa perubahan sosial merupakan perubahan di masyarakat yang akan menyebabkan berbagai perubahan dalam fungsi maupun strukturnya.
Kingsley memberi contoh salah satu perubahan sosial di Indonesia, yaitu fenomena Reformasi 1998. Setelah kejadian tersebut, terjadi perubahan sosial dengan kemunculan kekuatan rakyat, seperti lembaga swadaya masyarakat untuk memberantas korupsi.
Jenis Teori Perubahan Sosial
Setelah membahas mengenai pengertian perubahan sosial, berikut ini beberapa jenisnya:
1. Teori Evolusioner
Teori pertama, yaitu teori evolusioner. Teori ini menitikberatkan pola pemikiran pada kehidupan organisme yang menggambarkan perubahan akan menunjukkan arah tetap yang dilalui setiap manusia.
Tahapan yang akan dialami setiap manusia bermula dari tahap awal sampai tahap akhir. Apabila sudah mencapai tahap akhir, maka perubahan evolusioner juga turut berakhir.
2. Teori Siklus
Teori berikutnya, yaitu teori siklus. Teori ini hampir sama dengan teori sebelumnya, hanya saja terdapat perbedaan pada tahap akhirnya. Menurut teori ini, tahap akhir perubahan sosial adalah bergerak kembali ke arah tahap awal.
Seorang tokoh bernama Pitirim Sorokin mendukung teori ini dan menjelaskan bahwa peradaban manusia akan mengalami tiga tahap, yaitu kebudayaan ideasional, kebudayaan idealistis, dan kebudayaan sensasi.
Nah, itu dia sekilas penjelasan mengenai teori perubahan sosial dan jenis-jenisnya. Semoga bermanfaat! (LAU)
