Mengenal Teori Sosiologi Kontemporer oleh Talcott Parsons

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teori sosiologi kontemporer oleh Talcott Parsons adalah suatu bentuk pendekatan fungsional dalam mengamati masyarakat mengangkut fungsi maupun proses sosialnya.
Menurut Nurdin dalam penelitiannya yang terpublikasi dalam SOSIOGLOBAL: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi (2017), mengungkapkan bahwa Talcott Parsons adalah penyumbang teori strukturan fungsionalis yang kemudian diakui sebagai bentuk pengembangan dari grand theory untuk berbagai disiplin ilmu sosial.
Untuk mengetahui lebih lanjut seputar teori sosiologi kontemporer oleh Talcott Parsons, simak artikel berikut.
Teori Talcott Parsons tentang Sosiologi Kontemporer
Teori sosiologi kontemporer oleh Talcott Parsons adalah suatu teori yang berkaitan dengan fungsionalisme struktural. Menurut teori ini, masyarakat terintegrasi berdasarkan kesepakatan dari setiap anggotanya mengenai nilai kemasyarakatan.
Nah, nilai-nilai kemasyarakatan tersebut memiliki kemampuan untuk mengatasi berbagai perbedaan, sehingga masyarakat dapat dipandang sebagai sekumpulan sistem sosial yang saling berhubungan dan ketergantungan.
Teori fungsionalisme strukturan milik Talcott Parsons ini berkaitan dengan adanya asumsi bahwa kehidupan organisme biologis dan struktur sosial memiliki kesamaan. Selain itu, teori ini juga mengungkapkan adanya keseimbangan dalam suatu masyarakat.
Sistem Sosial dalam Masyarakat
Seperti yang dibahas sebelumnya, Talcott Parsons menganggap bahwa suatu masyarakat adalah sekumpulan sistem dan bersifat keberlanjutan. Sistem-sistem tersebut harus memenuhi syarat berikut ini:
Sistem harus memperoleh dukungan dari sistem lain.
Sistem harus terstruktur agar mampu menjaga keharmonisan dengan sistem lain dan keberlangsungan hidupnya.
Sistem harus mampu mengakomodasi setia aktornya secara seimbang.
Sistem harus mampu mendorong setiap aktornya agar berpartisipasi.
Sistem harus mampu mengendalikan setiap perilaku yang tidak sesuai dengan aturan di dalamnya.
Fungsi AGIL
Karya lain dari teori sosiologi kontemporer oleh Talcott Parsons adalah fungsi AGIL, yaitu sekumpulan fungsi yang berkaitan dengan seluruh sistem tindakan. Adapun keempat fungsi AGIL tersebut adalah:
Adaptasi (adaptation), yaitu suatu sistem dianggap sebagai makhluk hidup yang memiliki kelangsungan hidup dan harus mampu beradaptasi dengan lingkungannya agar bertahan saat ada situasi eksternal yang tidak mendukung.
Pencapaian tujuan (goal attaintment), yaitu suatu sistem harus mampu mendefinisikan serta mencapai tujuan utama yang dimilikinya.
Integrasi (integration), yaitu sistem harus bisa mengatur hubungan pada setiap bagiannya.
Pemeliharaan pola (latensi), yaitu sistem harus saling melengkapi, memperbarui, serta memelihara motivasi individu sekaligus pola-pola budaya yang berkaitan dalam penciptaan dan pemertahanan motivasi tersebut.
Demikian beberapa informasi seputar teori sosiologi kontemporer oleh Talcott Parsons. [ENF]
