Konten dari Pengguna

Mengetahui Ciri-ciri Keturunan Gajah Mada beserta Legendanya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi gajah mada. Sumber: Julia Volk/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gajah mada. Sumber: Julia Volk/pexels.com

Gajah Mada adalah mahapatih yang berasal dari Kerajaan Majapahit. Pada dasarnya, silsilah Gajah Mada dan keturunannya masih menjadi misteri, tak ayal jika banyak orang penasaran mengenai ciri-ciri keturunan Gajah Mada.

Susilo dan Sofiarini dalam Gajah Mada Sang Maha Patih Pemersatu Nusantara di Bawah Majapahit Tahun 1336 M-1359 M mengungkapkan bahwa maha patih Gajah Mada dikenal dengan Sumpah Palapa untuk menyatukan Nusantara.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai ciri-ciri keturunan Gajah Mada, simak selengkapnya di artikel ini.

Sejarah dan Legenda Gajah Mada

Ilustrasi gajah mada. Sumber: Jannet Serhan/pexels.com

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai ciri-ciri keturunan Gajah Mada, sebaiknya cari tahu dulu sejarahnya. Pada dasarnya, ada berbagai versi yang menceritakan tentang Gajah Mada.

Dalam lontar Babad Gajah Madda, disebutkan bahwa orang tua Gajah Mada merupakan seorang pendeta Hindu di Majapahit atau Wilatikta. Ayah Gajah Mada bernama Mpu Curadharmayogi, sedangkan ibunya adalah Patni Nuriratih.

Akhirnya, keduanya diangkat oleh Mpu Ragarunting menjadi seorang pendeta. Dalam kebijakannya, keduanya sebetulnya tidak boleh menjalin hubungan suami istri. Hal itu membuat keduanya harus tinggal terpisah, tetapi diam-diam sering bertemu.

Nah, proses kehamilan Patni sendiri terjadi karena perbuatan Dewa Api atau Hyang Brahma yang menyamar menjadi Curadharmayogi. Padahal, keduanya sudah berjanji untuk mengabaikan kenikmatan dunia demi agama. Akhirnya, mereka kabur ke hutan di dekat Gunung Semeru dan tiba di Desa Madda.

Selanjutnya, pada 1299, lahir bayi di desa tersebut dan ditinggalkannya, kemudian keduanya kabur kembali ke gunung. Setelah itu, bayi itu ditemukan oleh pemuka desa dan kabarnya pun didengar salah satu patih Wilatikta. Alhasil, patih tersebut pun merawat bayi ini dan menamakannya Maddha.

Ciri-ciri Keturunan Gajah Mada

Sebenarnya, tidak ada cerita pasti mengenai keturunan Gajah Mada. Akan tetapi, dari sejumlah sumber yang dipercaya masyarakat, keturunan Gajah Mada dan Kerajaan Majapahit adalah masyarakat Suku Tengger.

Masyarakat setempat percaya bahwa Tengger adalah tanah suci atau hila-hila. Suku Tengger asli disebut sebagai abdi dari Sang Hyang Widi Wasa. Hingga saat ini, masyarakat Tengger menjadi salah satu suku di Indonesia yang masih mempertahankan adat istiadatnya.

Demikian penjelasan mengenai ciri-ciri keturunan Gajah Mada dan sejarahnya. [ENF]