Konten dari Pengguna

Mengetahui Latar Belakang Gerakan Nasionalisme di Mesir

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi latar belakang gerakan nasionalisme di Mesir. Sumber: Spencer Davis/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi latar belakang gerakan nasionalisme di Mesir. Sumber: Spencer Davis/pexels.com

Mesir adalah salah satu negara yang pernah diduduki oleh kolonial Inggris dan Prancis. Namun dalam perkembangannya, Mesir berhasil mencapai gerakan nasionalisme. Adapun latar belakang gerakan nasionalisme di Mesir adalah penolakan terkait pengangkatan gubernur baru.

Nurudin dalam Pemikiran Nasionalisme Arab Gamal Abden Nasser dan Implikasinya terhadap Persatuan Umat Islam di Mesir menyebutkan bahwa gerakan nasionalisme di Mesir ini terjadi pada abad ke-19.

Untuk mengetahui latar belakang gerakan nasionalisme di Mesir, baca artikel ini sampai selesai.

Latar Belakang Gerakan Nasionalisme di Mesir

Ilustrasi latar belakang gerakan nasionalisme di Mesir. Sumber: Murat Şahin/pexels.com

Pada 1869, Terusan Suez dibuka dan membuat negara Inggris dan Prancis saling berlomba untuk menguasai Mesir. Namun akhirnya, pada 1875, negara Inggris berhasil menaklukkan Mesir.

Selain itu, berkuasanya Inggris ini juga dipengaruhi oleh menurunnya masa kekhalifahan Usmani. Kondisi ini berlanjut hingga pada 1876, Prancis turut ikut campur bersama Inggris dalam pemerintahan Mesir.

Kondisi tersebut membuat beberapa masyarakat mulai sadar akan pentingnya sikap nasionalisme. Adapun latar belakang gerakan nasionalisme di Mesir berawal dari penolakan masyarakat Mesir mengenai pengangkatan gubernur barunya, yakni Muhammad Ali.

Selain itu, penentangan perjanjian Aleksandria pada 1840 juga memicu munculnya gerakan nasionalisme. Akhirnya, masyarakat mendirikan partai Wafd yang dipimpin Saad Zaghul Pasha.

Tanda-tanda nasionalisme Mesir ini ditunjukkan dengan adanya pemberontakan Arabi Pasha yang berlangsung pada 1881-1882. Selain itu, ada lagi beberapa faktor yang menyebabkan nasionalisme di Mesir, antara lain:

  • Gerakan Wahabi, yaitu suatu gerakan agama yang memberontak pemerintah Turki dan mendorong pembangunan nasionalisme masyarakat Mesir.

  • Adanya Revolusi Prancis yang menyebarkan paham liberal dan nasionalisme, sehingga membangkitkan semangat nasionalisme bagi warga Mesir.

  • Munculnya kaum intelektual yang memiliki pemikiran modern.

  • Adanya Gerakan Pan Arab yang bertujuan untuk mendorong kemerdekaan bangsa Arab. Gerakan ini dipelopori oleh Amir Chetib Arslan.

  • Adanya penyebaran gerakan nasionalisme melalui beberapa media, seperti media cetak, bahasa dan sastra, dan pendidikan.

  • Meningkatnya gerakan nasionalisme setelah munculnya Jenderal Gamal Abden Nasser, yaitu seorang tokoh nasionalisme Arab.

Demikian penjelasan seputar latar belakang gerakan nasionalisme di Mesir dan penyebabnya. [ENF]