Konten dari Pengguna

Mengetahui Pengertian Publik dalam Sosiologi dan Contohnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Pengertian Publik dalam Sosiologi. Sumber: Ralph Chang/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Pengertian Publik dalam Sosiologi. Sumber: Ralph Chang/Pexels.com

Manusia sebagai makhluk sosial pasti akan berinteraksi dengan sesamanya. Kegiatan ini akan menimbulkan kelompok sosial, salah satunya publik. Pengertian publik dalam Sosiologi adalah suatu kegiatan kelompok sosial yang teratur.

Agar semakin tahu apa itu publik dalam Sosiologi, bisa simak penjelasan di bawah ini!

Pengertian Publik dalam Sosiologi

Ilustrasi: Pengertian Publik dalam Sosiologi. Sumber: Dom J/Pexels.com

Nyarwi Ahmad dalam buku berjudul Dasar-Dasar Komunikasi Publik menjelaskan bahwa publik di mata para ilmuwan sosiologi politik merupakan anggota dari entitas yang harus disatukan oleh sebuah kesadaran bersama yang berkaitan dengan kepentingan bersama dan harus mempunyai kemampuan berpikir atau capable of thought.

Sedangkan, dalam Sosiologi, publik adalah kelompok yang mempunyai anggota dan tidak pernah saling bertemu satu sama lain, bahkan tidak juga saling berinteraksi, dan bukan termasuk satu kesatuan.

Publik mempunyai anggota yang saling tersebar tanpa batas. Kelompok publik memang mempunyai minat yang sama, tetapi pendapat setiap anggotanya tidak selalu sama, bahkan cenderung berbeda.

Tidak heran akan ada banyak pro kontra yang selalu terlibat ketika menanggapi suatu persoalan. Publik juga termasuk kelompok sosial yang tidak teratur dan akan menyebabkan terjadinya perilaku menyimpang.

Perilaku ini juga ditandai dua hal yang saling berlawanan, misalnya sikap melawan yang umumnya diiringi dengan rasa takut serta sikap apatis acuh tak acuh.

Dari penjelasan tersebut, bisa disimpulkan bahwa publik adalah kumpulan individu dalam jumlah yang besar, tetapi secara fisik tidak harus berada pada suatu lokasi yang sama. Publik umumnya bisa direncanakan dan tidak jarang bisa bersatu lewat alat komunikasi.

Kelebihan publik dalam Sosiologi, yakni dapat menciptakan perubahan sosial positif, meningkatkan partisipasi publik dalam kebijakan politik, mendorong kebebasan serta hak asasi manusia, dan memperkuat solidaritas serta persatuan dalam komunitas.

Dengan demikian, publik dalam Sosiologi dapat memengaruhi masyarakat dengan membentuk opini publik, bisa menghadirkan perubahan sosial, serta merubah tatanan sosial-politik.

Contoh Publik

Ilustrasi: Pengertian Publik dalam Sosiologi. Sumber: Dim Hou/Unsplash.com

Adapun beberapa contoh publik adalah:

  • Masyarakat mendengar pidato presiden lewat radio.

  • Pada jejaring sosial, terdapat banyak masyarakat yang bebas berinteraksi dengan orang lain kapan saja dan di mana saja.

  • Warga membaca rubrik berita pada surat kabar.

  • Masyarakat memperhatikan siaran TV.

Demikianlah penjelasan tentang pengertian publik dalam Sosiologi dan contohnya. Semoga membantu. (Ek)