Konten dari Pengguna

Mengulas Faktor Pendorong Reintegrasi Sosial dan Integrasi Sosial

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi faktor pendorong reintegrasi sosial. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi faktor pendorong reintegrasi sosial. Foto: Pixabay

Faktor pendorong reintegrasi sosial berkaitan dengan kerapnya timbul konflik di masyarakat yang memicu perpecahan. Reintegrasi sosial adalah proses pembentukan nilai maupun norma baru. Ini sebagai wujud penyesuaian diri dengan lembaga masyarakat yang sudah mengalami perubahan.

Sementara itu, integrasi sosial yaitu proses penyesuaian berbagai unsur yang berbeda di masyarakat. Hal ini dikarenakan pada dasarnya manusia akan selalu hidup dalam keberagaman. Mulai dari suku, agama, ras, dan sebagainya.

Lalu, apa saja faktor pendorong reintegrasi sosial dan integrasi sosial tersebut? Simak pembahasannya di bawah ini.

Faktor Pendorong Reintegrasi Sosial dan Integrasi Sosial

Ilustrasi faktor pendorong reintegrasi sosial. Foto: Pixabay

Ada berbagai faktor pendorong reintegrasi sosial dan integrasi sosial di lingkungan.

Dikutip dari blog.unnes.ac.id, reintegrasi sosial yang terjadi pada berbagai lembaga kemasyarakatan mengakibatkan berkurangnya nilai serta norma di masyarakat. Sementara proses integrasi sosial berkaitan dengan akulturasi serta asimilasi.

Proses reintegrasi sosial dan integrasi sosial dapat terjadi karena dorongan berbagai faktor. Inilah faktor pendorong reintegrasi serta integrasi sosial yang terjadi di masyarakat.

1. Faktor Pendorong Reintegrasi Sosial

Berikut merupakan berbagai faktor pendorong reintegrasi sosial yang terjadi di masyarakat.

  • Masalah atau konflik yang sering timbul hingga memicu perpecahan dalam kelompok sosial.

  • Munculnya kesadaran untuk memperbaiki hubungan sekaligus memupuk rasa persaudaraan dengan tetangga atau orang lain.

  • Keinginan untuk menciptakan lingkungan yang damai atau bebas konflik.

  • Menyelesaikan konflik dengan musyawarah.

  • Terbentuknya lembaga masyarakat yang dapat menengahi ketika terjadi permasalahan.

2. Faktor Pendorong Integrasi Sosial

Berikut merupakan berbagai faktor pendorong reintegrasi sosial yang harus diketahui.

  • Adanya rasa saling menghargai serta menghormati perbedaan yang ada di masyarakat.

  • Terdapat keseimbangan nilai-nilai juga norma.

  • Tidak merasa paling baik dan menghargai kebudayaan lain.

  • Mau mempelajari kebudayaan yang berasal dari luar daerah.

  • Terjadinya perkawinan antar suku bangsa atau dengan orang luar negeri yang tentu akan menumbuhkan rasa toleransi terhadap perbedaan.

  • Komunikasi serta kontak sosial yang intens

  • Banyaknya persamaan dalam masyarakat.

Faktor Penghambat Reintegrasi Sosial dan Integrasi Sosial

Ada berbagai faktor yang dapat menghambat terjadinya proses reintegrasi sosial dan integrasi sosial. Berikut adalah penjelasannya.

1. Faktor Penghambat Reintegrasi Sosial

Berbagai faktor penghambat reintegrasi sosial meliputi:

  • Masalah kecil yang dibesar-besarkan sehingga tak kunjung selesai malah makin melebar.

  • Kurangnya tolerasi pada perbedaan.

  • Terlalu membanggakan kelompoknya.

  • Adanya persaingan dalam memperbaiki hubungan sosial sehingga kemungkinan justru timbul masalah baru.

2. Faktor Penghambat Integrasi Sosial

Faktor penghambat integrasi sosial antara lain:

  • Pembangunan kurang merata dan lebih mementingkan kepentingan pribadi.

  • Kerap menghina suku bangsa lain.

  • Beranggapan budayanya paling bagus sehingga enggan menerima apalagi mempelajari budaya lain.

  • Kerap melakukan diskriminasi serta banyaknya perbedaan di masyarakat.

Itulah berbagai faktor pendorong integrasi sosial dan reintegrasi sosial yang perlu diketahui agar lebih memahami keduanya. (DN)