Konten dari Pengguna

Mengungkap Tokoh Pendiri Dewan Banteng yang Penting Diketahui

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tokoh Dewan Banteng (Unsplash)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tokoh Dewan Banteng (Unsplash)

Dewan Banteng didirikan oleh siapa? Sejarah Indonesia dipenuhi dengan berbagai tokoh intelektual dan militer yang memiliki peran besar dalam perjuangan kemerdekaan. Salah satu tokoh yang mencuat dalam rentang waktu tersebut adalah tokoh pendiri Dewan Banteng.

Untuk mengetahui, siapa saja tokoh pendiri Dewan Banteng tersebut, simak uraian di bawah ini.

Mengenal Dewan Banteng

Ilustrasi tokoh Dewan Banteng (Unsplash)

Mengutip buku Sejarah Pergerakan Nasional, Dewan Banteng merupakan sebuah organisasi yang terdiri dari ratusan perwira aktif serta pensiunan dari Divisi IX Banteng.

Pemicu dari munculnya Dewan Banteng ini dilandasi dua faktor utama. Faktor pertama adalah kekecewaan atas pembubaran Divisi IX Banteng oleh pemerintah pusat.

Faktor lainnya, yaitu ketidakpuasan para tokoh daerah, terutama yang berada di wilayah Pulau Sumatra terhadap pembangunan di daerah yang terkesan sangat lambat.

Berbagai faktor tersebut kemudian mendorong berbagai tokoh militer Sumatra Barat untuk membentuk sebuah Dewan Militer yang kemudian dikenal sebagai Dewan Banteng pada 20 Desember 1956.

Dewan Banteng Didirikan oleh Siapa?

Ilustrasi tokoh Dewan Banteng (Pixabay)

Dalam perjalanan sejarah perjuangan Indonesia, tokoh-tokoh Dewan Banteng telah memegang peran penting dalam mengatasi berbagai tantangan dan krisis yang dihadapi bangsa.

Untuk lebih memahami kontribusi dan pengaruh mereka, berikut ini adalah berbagai tokoh Dewan Banteng yang penting untuk dikenal:

1. Kolonel Ismael Lengah

Salah satu tokoh penting dalam pembentukan Dewan Banteng adalah Kolonel Ismael Lengah. Ia adalah seorang tokoh militer dan pejuang kemerdekaan Indonesia yang lahir pada 22 September 1914 di Padang, Sumatra Barat.

Ismael Lengah terlibat dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, baik sebelum maupun sesudah proklamasi kemerdekaan tahun 1945.

Pada 18 Agustus 1945, ia memimpin sebuah rapat rahasia di Padang yang kemudian berlanjut pada 25 Agustus 1945 dengan mendirikan Balai Penerangan Pemuda Indonesia (BPRI).

Selain itu, pada 1956, Ismael Lengah menjabat sebagai Panglima Komando Divisi IX Banteng sebelum meletusnya peristiwa PRRI. Komando Divisi IX Banteng meliputi wilayah Sumatra Tengah, termasuk Provinsi Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Jambi.

Saat itu, Ismael Lengah memegang pangkat Kolonel, dan perannya dalam mengorganisir serta memimpin pasukan menjadi kunci dalam peristiwa-peristiwa bersejarah yang melibatkan Dewan Banteng.

2. Letnan Kolonel Ahmad Husein

Tokoh lain yang sangat berpengaruh dalam pembentukan Dewan Banteng adalah Letnan Kolonel Ahmad Husein. Dewan Banteng yang diprakarsai oleh Kolonel Ismael Lengah berperan sebagai cikal bakal Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI).

Dalam Dewan Banteng, Ahmad Husein bertindak sebagai ketua, dan bahkan sempat mengambil alih jabatan Gubernur Sumatra Tengah.

Pada 15 Februari 1958, Ahmad Husein mendeklarasikan pembentukan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia di Padang. Latar belakang terbentuknya PRRI adalah kecemburuan pemerintah daerah terhadap program pembangunan yang dilakukan di Jakarta.

Dewan Banteng adalah salah satu elemen yang tak terpisahkan dari sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia dan peristiwa-peristiwa penting di Sumatra Barat.

Kolonel Ismael Lengah dan Letnan Kolonel Ahmad Husein adalah dua tokoh pendiri Dewan Banteng yang terlibat dalam peristiwa-peristiwa bersejarah di Indonesia.