Mitos Ayam Cemani yang Dipercaya Memiliki Kekuatan Magis

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ayam cemani merupakan salah satu jenis ayam lokal yang populer dan unik. Di sebagian masyarakat Indonesia, ada mitos ayam cemani yang dipercaya memiliki kekuatan magis.
Mengutip dari situs p2mal.uma.ac.id, ayam ini sangat populer, sebab mempunyai rona hitam pada tubuhnya, dan juga biasanya digunakan sebagai binatang ritual.
Sebab keunikannya ini, banyak masyarakat yang beternak ayam cemani serta membelinya untuk dijadikan koleksi. Namun, saat ini jenis ayam cemani sudah sulit untuk ditemukan.
Mitos Ayam Cemani yang Dipercaya Masyarakat
Mitos ayam cemani dipercaya memiliki kekuatan magis. Ayam cemani ini juga biasa disebut ayam kedu hitam. Ayam ini sangat populer di masyarakat, khususnya para pencinta ayam yang suka memelihara ayam unik.
Dikutip dari buku yang berjudul Ilmu Produksi Ternak Unggas, oleh Muharlien, dkk., (13:2017), berdasarkan mitos yang beredar di masyarakat Jawa, ayam cemani mempunyai kekuatan gaib atau kekuatan sakral.
Ayam cemani dipercaya dalam hal magis maupun dalam hal penyembuhan penyakit secara supranatural. Mitos semacam ini secara ekonomi mempengaruhi harga jual, sehingga harga jual ayam kedu hitam menjadi sangat mahal.
Hal tersebut terjadi karena masyarakat yang mempercayainya melihat ayam cemani ini bukan dari kualitas atau perkembangan ayamnya tetapi lebih karena kepercayaannya.
Masih dikutip dari buku yang sama, ayam kedu sendiri merupakan jenis ayam buras yang banyak dijumpai di daerah karesidenan Kedu, berada di Provinsi Jawa Tengah, dan lebih dikenal sebagai ayam kedu.
Ayam kedu bila ditinjau dari warna bulunya dikenal ada dua jenis yaitu ayam kedu hitam dan ayam kedu putih.
Dikutip dari situs ipb.ac.id, dalam berbagai kepercayaan, ayam ini sering dikaitkan dengan hal mistis seperti santet atau ritual tertentu.
Namun, Pakar IPB University, menegaskan bahwa dari sisi medis dan biologis, ayam cemani adalah hasil dari proses genetik yang bisa dijelaskan secara ilmiah.
Masih dikutip dari situs ipb.ac.id, warna hitam ayam cemani berasal dari mutasi genetik yang disebut fibromelanosis, yaitu kondisi dimana pigmen melanin menyebar ke seluruh tubuh.
Mutasi genetik yang disebut fibromelanosis tersebut juga menyebar ke bagian kulit, bulu, bahkan organ dalam pada ayam cemani. Hal ini murni genetika, bukan sesuatu yang berkaitan dengan hal-hal gaib.
Itulah penjelasan dari mitos ayam cemani yang dipercaya memiliki kekuatan magis. Ayam cemani ini dari awal kemunculannya terus berkembang, hingga menjadi simbol spiritual dalam beberapa budaya lokal. (IF)
Baca juga: Mitos Ayam Berkokok Habis Magrib dan Artinya dalam Kepercayaan Masyarakat
