Mitos Bau Terasi di Malam Hari yang Dipercaya Masyarakat Jawa

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi masyarakat Jawa, terasi bukan hanya bumbu dapur pelengkap masakan. Aroma khasnya yang menyengat, terutama saat tercium di malam hari, seringkali dikaitkan dengan berbagai mitos. Lantas, apa mitos bau terasi di malam hari?
Mengutip laman indonesia.go.id, mitos merupakan bagian tak terpisahkan dari setiap budaya di dunia.
Kisah-kisah mitos pun sangat beragam, mulai dari cerita tentang penciptaan alam semesta, kemunculan manusia, dewa-dewi, dan hantu, hingga legenda terbentuknya fitur geografis seperti sungai, danau, dan gunung.
Mitos Bau Terasi di Malam Hari
Salah satu mitos yang paling populer adalah bau terasi di malam hari menandakan kehadiran makhluk halus atau pertanda sesuatu akan terjadi. Berikut adalah mitos bau terasi di malam hari yang masih dipercaya oleh masyarakat.
Aroma Terasi dan Kehadiran Makhluk Halus
Di beberapa daerah di Jawa, kepercayaan bahwa bau terasi yang tiba-tiba tercium di malam hari adalah indikasi adanya kuntilanak cukup kuat.
Kuntilanak, sosok hantu perempuan dengan rambut panjang dan pakaian putih, dipercaya menyukai bau-bauan yang menyengat, termasuk bau terasi.
Konon, jika aroma terasi tercium tanpa ada aktivitas memasak di sekitar, masyarakat akan langsung merasa merinding dan berusaha mencari tahu sumber bau tersebut, atau bahkan membaca doa-doa sebagai penangkal.
Selain kuntilanak, beberapa kepercayaan lain juga mengaitkan bau terasi dengan kehadiran jenis jin atau demit lainnya.
Aroma menyengat ini dianggap sebagai semacam "pintu gerbang" yang membuka dimensi lain, memungkinkan makhluk tak kasat mata untuk berinteraksi dengan dunia manusia.
Tidak jarang, para sesepuh atau orang yang memiliki kepekaan spiritual akan langsung menafsirkan bau terasi sebagai pertanda untuk lebih berhati-hati atau bahkan melakukan ritual tertentu untuk "mengusir" kehadiran yang tidak diinginkan.
Pertanda Akan Ada Sesuatu yang Terjadi?
Selain dikaitkan dengan makhluk halus, bau terasi yang tiba-tiba muncul di malam hari juga kerap diinterpretasikan sebagai pertanda atau firasat akan terjadinya sesuatu.
Mitos ini tidak selalu berhubungan dengan hal-hal mistis yang menakutkan, kadang juga bisa bermakna netral atau bahkan positif, tergantung dari konteks dan kondisi yang menyertainya.
Sebagai contoh, di beberapa komunitas, bau terasi bisa menjadi pertanda akan adanya tamu tak terduga yang datang dari jauh, atau bahkan isyarat akan datangnya rezeki.
Namun, di sisi lain, ada juga yang meyakininya sebagai peringatan akan bahaya atau musibah kecil yang akan menimpa. Tafsiran ini sangat bergantung pada pengalaman kolektif dan kepercayaan yang berlaku di lingkungan tersebut.
Meskipun di era modern ini informasi dan rasionalitas semakin mudah diakses, mitos bau terasi di malam hari tetap lestari di kalangan masyarakat Jawa, terutama di pedesaan.
Mitos ini tidak lagi hanya menjadi cerita menakutkan, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya yang unik dan mengingatkan manusia akan betapa kayanya khazanah kepercayaan lokal yang hidup berdampingan dengan kehidupan sehari-hari.
Jadi, jika suatu malam tiba-tiba mencium bau terasi yang menyengat tanpa tahu asalnya, mungkin tidak sendiri. Di balik aroma tersebut, tersembunyi sebuah cerita panjang tentang mitos dan kepercayaan yang telah mengakar dalam sanubari masyarakat Jawa.
Baca Juga: Mitos Nasi Disemutin Masih Dipercaya hingga Sekarang
