Konten dari Pengguna

Mitos Jalan Daendels Purworejo yang Konon Angker dan Penuh Misteri

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Mitos Jalan Daendels Purworejo,Foto:Unplash/Fiqih Alfarish
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mitos Jalan Daendels Purworejo,Foto:Unplash/Fiqih Alfarish

Mitos Jalan Daendels Purworejo telah lama menjadi bagian dari cerita misteri yang berkembang di kalangan masyarakat Jawa Tengah.

Jalan yang dibangun pada era kolonial Belanda ini, selain dikenal karena nilai sejarahnya, juga menyimpan kisah-kisah gaib yang membuat merinding.

Mitos Jalan Daendels Purworejo

Ilustrasi Mitos Jalan Daendels Purworejo,Foto:Unplash/David Kristianto

Mitos Jalan Daendels Purworejo telah menjadi buah bibir di kalangan masyarakat Jawa Tengah, khususnya mereka yang sering melintasi jalur pantai selatan Jawa.

Dikutip dari jurnal Jalan Raya Pos (Anyer-Panarukan) Sebagai Bukti Dari Kebijakan Daendels Yang Masih Ada Hingga Sekarang oleh Dona, dkk. (2025), salah satu tujuan utama pembangunan Jalan ini untuk memperlancar perekonomian Belanda (VOC).

Terutama dalam mempermudah perjalanan dan pengiriman sumber daya dari Batavia ke Beuizteenborg hingga Bandung, dan sebaliknya, menuju pusat pemerintahan di Batavia, Hindia Belanda.

Dibangun atas perintah Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels pada awal abad ke-19, Jalan Raya Pos membentang dari Anyer hingga Panarukan.

Bagian jalan yang melewati Kabupaten Purworejo dikenal memiliki suasana yang lengang dan sunyi, terutama saat malam hari.

Dari sinilah berbagai kisah menyeramkan bermula. Konon, ada titik-titik tertentu di jalan tersebut yang dianggap sebagai “daerah wingit” atau angker, tempat para makhluk halus bersemayam atau bahkan “menampakkan diri”.

Tak sedikit juga yang mengalami kejadian aneh seperti mesin kendaraan tiba-tiba mati, meskipun kondisi mobil baik-baik saja.

Ada pula yang merasa berputar-putar di tempat yang sama padahal sudah berkendara cukup jauh seolah-olah sedang “dipermainkan” oleh kekuatan tak terlihat.

Masyarakat sekitar percaya bahwa mitos ini berkaitan erat dengan sejarah kelam pembangunan jalan itu sendiri. Konon, ribuan pekerja pribumi dipaksa bekerja rodi tanpa upah dan banyak yang tewas akibat kelelahan atau kekerasan.

Arwahnya dipercaya masih bergentayangan dan "menjaga" jalan tersebut hingga kini. Beberapa orang bahkan meyakini bahwa beberapa ruas jalan tak boleh dilewati dengan sembarangan.

Ada tradisi-tradisi khusus seperti membunyikan klakson atau mengucapkan salam saat melintasi titik tertentu untuk meminta izin.

Meski terdengar menyeramkan, cerita-cerita ini juga menjadi bagian dari kekayaan budaya lokal yang diwariskan secara lisan dari generasi ke generasi.

Bagi sebagian orang, mitos ini menjadi pengingat agar selalu berhati-hati dan menjaga sikap saat berada di jalan terutama di wilayah yang menyimpan sejarah panjang dan menyakitkan.

Mitos Jalan Daendels Purworejo memiliki kisah-kisah mistisnya yang terus hidup di tengah masyarakat. Baik dipercaya atau tidak, cerita ini tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari warisan sejarah dan budaya Jawa. (shr)

Baca juga: Pantangan ke Pantai Selatan yang Harus Diketahui sebelum Liburan