Konten dari Pengguna

Mitos Keramas Malam Hari yang Masih Dipercaya Masyarakat

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mitos keramas malam hari/Pexels/RDNE Stock project
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mitos keramas malam hari/Pexels/RDNE Stock project

Mitos keramas malam hari telah lama berkembang di tengah masyarakat Indonesia sebagai sesuatu yang dianggap membawa dampak buruk bagi kesehatan.

Banyak orang percaya bahwa mencuci rambut saat malam bisa mengundang berbagai penyakit, meskipun secara medis belum ada bukti yang kuat mendukung klaim ini.

Kepercayaan ini terus diwariskan dari generasi ke generasi, membuat banyak orang ragu untuk mencuci rambut di malam hari meskipun rutinitas sehari-hari menuntutnya.

Mitos Keramas Malam Hari

Ilustrasi mitos keramas malam hari/Pexels/Kampus Production

Mitos keramas malam hari bahkan masih sering dijadikan alasan oleh orang tua untuk melarang anak-anaknya keramas setelah matahari terbenam.

Dikutip dari laman kemkes.go.id, tidak ada penelitian medis yang menyatakan bahwa keramas malam hari secara langsung menyebabkan penyakit tertentu, asalkan rambut dikeringkan dengan benar dan tubuh tetap hangat.

Berikut beberapa mitos keramas malam hari yang masih dipercaya masyarakat:

1. Mitos Keramas Malam Hari Bisa Menyebabkan Rematik

Salah satu mitos paling populer adalah bahwa keramas malam hari bisa menyebabkan rematik.

Konon, air yang digunakan pada malam hari dapat membuat tubuh menjadi dingin dan memperparah kondisi sendi, terutama jika rambut masih basah saat tidur.

Padahal, secara medis, rematik disebabkan oleh faktor autoimun dan bukan karena keramas.

2. Rambut Basah di Malam Hari Menyebabkan Masuk Angin

Masyarakat juga percaya bahwa tidur dengan rambut basah setelah keramas malam hari dapat menyebabkan masuk angin.

Meski anggapan ini tidak sepenuhnya salah, yang sebenarnya terjadi adalah udara dingin malam hari bisa membuat tubuh kehilangan panas lebih cepat jika rambut tidak dikeringkan dengan benar.

Dampak Sebenarnya dari Keramas Malam Hari

Ilustrasi mitos keramas malam hari/Pexels/Kampus Production

Keramas di malam hari sebenarnya tidak berbahaya selama dilakukan dengan benar.

Justru, keramas malam hari bisa menjadi solusi bagi mereka yang sibuk di pagi hari. Namun, pastikan rambut dikeringkan sepenuhnya sebelum tidur untuk menghindari tumbuhnya jamur atau ketombe akibat kelembapan berlebih.

Meskipun mitos keramas malam hari masih dipercaya oleh sebagian masyarakat, penting untuk memahami fakta ilmiah di balik kebiasaan ini.

Selama menjaga kebersihan dan mengeringkan rambut dengan baik, keramas malam hari tidak akan menimbulkan masalah kesehatan. Mari bijak dalam menyikapi tradisi dan kepercayaan turun-temurun dengan mengimbanginya melalui pengetahuan yang tepat. (Ffh)

Baca juga: Mitos Rumah Banyak Pintu dalam Kepercayaan Tradisional