Konten dari Pengguna

Nama Lain Sunan Kalijaga dan Makna Uniknya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi nama lain sunan kalijaga. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi nama lain sunan kalijaga. Foto: Pixabay

Nama lain Sunan Kalijaga terdiri dari beberapa nama seperti Raden Mas Said yang merupakan nama lahirnya dengan gelar bangsawan Jawa.

Artikel berikut ini akan membahas lebih lanjut tentang nama lain Sunan Kalijaga seperti yang ditulis dalam buku Sunan Kalijaga karya Yoyok Rahayu.

Nama Lain Sunan Kalijaga

Ilustrasi nama lain sunan kalijaga. Foto: Pixabay

Sunan Kalijaga adalah salah satu tokoh Walisongo, lahir pada tahun 1450 Masehi dengan nama Raden Said. Dia adalah putra adipati Tuban yang bernama Tumenggung Wilatikta atau Raden Sahur.

Masa hidup Sunan Kalijaga diperkirakan mencapai lebih dari 100 tahun. Dengan demikian ia mengalami kekuasaan Majapahit, Kesultanan Demak, Kesultanan Cirebon dan Banten, bahkan juga Kerajaan Pajang.

Sunan Kalijaga memiliki beberapa nama lain, dan masing-masing nama tersebut memiliki makna yang khusus:

  1. Raden Mas Said: Nama lahirnya. Raden menunjukkan gelar bangsawan Jawa, dan Mas Said adalah nama pribadinya. Sahid dalam bahasa Arab berarti orang yang bersaksi atau martir.

  2. Lokajaya: Nama yang ia gunakan selama masa pengembaraannya sebagai seorang pertapa. "Loka" berarti dunia dan "jaya" berarti kejayaan atau kemenangan, sehingga bisa diartikan sebagai kemenangan duniawi atau kejayaan di dunia.

  3. Syekh Malaya: Nama ini menunjukkan statusnya sebagai ulama atau pemimpin spiritual (Syekh) di wilayah Malaya (yang pada masa itu bisa merujuk pada wilayah yang lebih luas di Nusantara).

  4. Pangeran Tuban: Beliau adalah putra dari Tumenggung Wilwatikta, seorang adipati di Tuban. Oleh karena itu, Sunan Kalijaga dikenal dengan gelar Pangeran Tuban sebagai bangsawan dari Tuban.

  5. Raden Abdurrahman: Nama yang diberikan setelah beliau masuk Islam dan mulai aktif berdakwah. Nama Abdurrahman sendiri berarti hamba dari Yang Maha Penyayang.

  6. Sunan Kalijaga: Nama yang paling dikenal. "Kali" berarti sungai dan "jaga" berarti menjaga. Ada beberapa interpretasi tentang makna nama ini, salah satunya adalah bahwa beliau menjaga aliran sungai spiritual, atau menjaga ajaran dan moralitas dalam masyarakat, seperti air sungai yang mengalir terus-menerus menjaga kehidupan.

Nama lain Sunan Kalijaga mencerminkan perjalanan hidup dan peran Sunan Kalijaga dalam menyebarkan ajaran Islam di Jawa, serta adaptasinya terhadap berbagai tahap kehidupan dan tugas dakwahnya. (SP)