Nilai Inisiatif dalam Proses Perumusan Pancasila yang Penting Dipahami

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nilai inisiatif dalam proses perumusan Pancasila menjadi hal yang dapat dipelajari dari perjuangan para pahlawan.
Dikutip dari buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan oleh Edi Rohami, M.Pd.I, Pancasila merupakan bagian terpenting dari perjalanan panjang sejarah bangsa Indonesia semenjak masa sebelum kemerdekaan sampai reformasi ini.
Dalam proses perumusannya, terselip nilai inisiatif tertentu.
Nilai Inisiatif dalam Proses Perumusan Pancasila
Berikut ini berbagai nilai inisiatif yang ada dalam proses dirumuskannya Pancasila
1. Keterbukaan
Dalam perumusan Pancasila, para tokoh yang berperan selalu mengedepankan sikap keterbukaan. Hal ini terlihat dengan adanya sikap selalu mengizinkan setiap orang berpendapat dan mengemukakan pemikirannya.
Meskipun sudah ada pihak yang menjelaskan pemikiran tertentu, namun pihak lain tetap boleh mengemukakan pemikiran atau usulan yang baru.
2. Kerjasama
Nilai inisiatif dalam proses perumusan Pancasila berikutnya adalah kerjasama. Para tokoh selalu menjunjung tinggi kerjasama, saling menghormati dan menghargai pendapat satu sama lain. Sikap ini dijunjung demi mengedepankan kepentingan masyarakat, bukan kepentingan diri sendiri maupun golongan tertentu.
3. Keberanian
Ketika memulai perumusan Pancasila, situasi negara sedang dalam kondisi tidak stabil dan dipenuhi ketidakpastian. Maka dari itu, inisiatif dalam proses ini sangat membutuhkan keberanian. Para pendiri bangsa yang sangat berani kemudian mengambil inisiatif tersebut untuk menciptakan kemajuan nasib bangsa.
4. Kegigihan
Nilai inisiatif dalam proses perumusan Pancasila selanjutnya adalah kegigihan. Para tokoh yang memegang peran dalam perumusan dasar negara memiliki sifat sangat gigih untuk memperjuangkan gagasan.
Meskipun terdapat banyak perbedaan pendapat dari berbagai pihak, namun rasa gigih dalam memperjuangkan gagasan tetap dipegang kuat.
5. Kebijaksanaan
Dalam merumuskan Pancasila sebagai dasar negara, para tokoh harus bersikap bijaksana dengan mengutamakan kepentingan bangsa atas kepentingan pribadi maupun golongan. Tanpa adanya kebijaksanaan, maka setiap pihak akan bersikap egois untuk mengutamaakan diri sendiri.
Dengan sikap bijaksana, maka para tokoh berhasil membuktikan keberhasilan dalam menyusun dasar negara.
Nah itu dia sekilas pembahasan mengenai nilai inisiatif dalam proses perumusan Pancasila.(LAU)
