Pembuatan Latar Waktu Cerita dalam Kutipan Novel Sejarah

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tak sedikit dari siswa kelas XII SMA mencari kunci jawaban kapankah latar waktu cerita dalam kutipan novel sejarah tersebut dibuat. Jenis soal ini hadir setelah satu teks cerita panjang dalam buku Bahasa Indonesia Kurikulum 2013.
Tajuknya adalah Kemelut di Majapahit karya S.H. Mintardja. Cerita ini meliputi latar waktu, tempat, hingga tokoh-tokoh penting yang perlu dibedah oleh para siswa dalam subkegiatan “Menentukan Hal-Hal Menarik dalam Novel Sejarah.”
Pembuatan Latar Waktu Cerita dalam Kutipan Novel Sejarah
Dalam Kemelut di Majapahit, kunci jawaban kapankah latar waktu cerita dalam kutipan novel sejarah tersebut dibuat adalah setelah Raden Wijaya menjadi Raja Majapahit pertama bergelar Kertarajasa Jayawardhana.
Hal ini dijelaskan secara eksplisit di awal cerita Bab 2 dalam buku Bahasa Indonesia untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas XII (hal. 36–39) karya Maman Suryaman dkk., Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2018.
Buku tersebut memuat kutipan, “Setelah Raden Wijaya berhasil menjadi Raja Majapahit pertama bergelar Kertarajasa Jayawardhana, beliau tidak melupakan jasa-jasa para senopati ...” yang merujuk pada latar waktunya.
Kunci Jawaban Soal Terkait Novel Sejarah Kemelut di Majapahit
Selain pertanyaan mengenai latar waktu, subbab Kegiatan 2 juga memuat sejumlah pertanyaan yang masih berkaitan dengan cerita dari novel sejarah yang sama. Adapun daftar pertanyaan dan kunci jawabannya adalah sebagai berikut:
1. Di Manakah Latar dalam Kutipan Novel Sejarah Tersebut Dibuat?
Latar tempat utamanya berada di Kerajaan Majapahit, termasuk lingkungan Istana Majapahit, Kadipaten Tuban, dan jalan menuju Majapahit.
2. Peristiwa Apa Saja yang Dikisahkan?
Pernikahan raja dengan empat putri Kertanegara dan satu putri dari Melayu, Dara Petak
Persaingan internal istri-istri raja yang berdampak pada loyalitas para pejabat.
Kekecewaan dan kemarahan Ronggo Lawe atas pengangkatan Nambi sebagai Patih Hamangkubumi.
3. Siapa Saja Tokoh yang Terlibat dalam Cerita?
Raden Wijaya (Kertarajasa Jayawardhana)
Dyah Gayatri (Rajapatni)
Dara Petak (Sri Indraswari)
Adipati Ronggo Lawe
Senopati Nambi
Kebo Anabrang
Dewi Mertorogo dan Tirtowati.
4. Bagian Apa Saja yang Menandakan Novel Tersebut Tergolong Novel Sejarah?
Tokoh dan peristiwa nyata: seperti Raden Wijaya, Dyah Gayatri, dan Ekspedisi Pamalayu.
Berlatar masa lalu: dalam konteks pembentukan Majapahit.
Memadukan fakta sejarah dan unsur fiksi: seperti konflik pribadi dan percakapan.
Tujuan edukatif: mengenalkan sejarah Indonesia dalam bentuk naratif.
Itulah ulasan mengenai pembuatan latar waktu cerita dalam kutipan novel sejarah sebagai bahan latihan untuk mengerjakan soal secara mandiri. (Nida)
Baca juga: Cara Menentukan Gagasan Pokok pada Buku Nonfiksi agar Mudah Dipahami
