Pemikiran Emile Durkheim tentang Sosiologi dan Contohnya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teori fakta sosial adalah pemikiran Emile Durkheim tentang Sosiologi yang dikenal masyarakat hingga kini dan diajarkan di bangku sekolah. Teori ini berkaitan dengan hal-hal yang ada di luar individu. Arif dalam Perspektif Teori Sosial Emile Durkheim Dalam Sosiologi Pendidikan menyebutkan bahwa teori sosial Emile Durkheim ini berkaitan dengan Sosiologi pendidikan. Untuk memahami lebih jauh seputar pemikiran Emile Durkheim tentang Sosiologi, mari baca artikel berikut ini.
Pemikiran Emile Durkheim tentang Sosiologi
Pemikiran Emile Durkheim tentang Sosiologi tak terlepas dari teori fakta sosial yang diungkapkannya. Menurut Emile Durkheim, fakta sosial masyarakat terdiri dari luar diri individu, seperti kepercayaan, norma, status, peran, serta institusi. Konsep seputar fakta sosial ini disusun dengan tujuan untuk membahas seputar lingkungan sosial serta perilaku dari setiap individu.
Di samping itu, Durkheim juga mengungkapkan bahwa teori fakta sosial adalah cara pandang seorang individu dalam melakukan suatu tindakan sosial melalui pemikirannya yang didasarkan oleh sikap koersif dalam kehidupan bermasyarakat. Selain itu, Sosiologi juga didorong untuk menjadi suatu ilmu yang mandiri, sehingga Emile Durkheim melepaskannya dari Filsafat dan Psikologi.
Jenis-Jenis Fakta Sosial
Emile Durkheim membagi fakta sosial menjadi dua bagian. Adapun jenis-jenis fakta sosial adalah.
1. Fakta Sosial Non Material
Salah satu jenis fakta sosial adalah fakta sosial non material. Fakta ini bisa dijadikan sebagai suatu bentuk kebudayaan serta pranata sosial. Non material sendiri berarti fakta sosial yang bersifat abstrak, seperti egoisme, pendapat seseorang, serta altruisme.
2. Fakta Sosial Material
Jenis fakta sosial yang terakhir adalah fakta sosial material yang berkaitan dengan kajian seputar masalah hukum serta birokrasi. Pada dasarnya, fakta sosial tersebut dapat dianalisis dan bersifat empiris.
Contoh Pemikiran Emile Durkheim tentang Sosiologi
Ada beberapa contoh pemikiran Emile Durkheim tentang Sosiologi, yaitu.
1. Kepercayaan
Salah satu contoh pemikiran Emile Durkheim tentang Sosiologi berkaitan dengan kepercayaan. Kepercayaan adalah suatu representasi dari ekspresi hal-hal yang bersifat sakral. Hal ini juga berhubungan dengan kaitan antara makhluk hidup dengan hal yang profane. Emile Durkheim mengungkapkan bahwa kepercayaan adalah suatu perasaan yang dianut seseorang terhadap sesuatu yang dihormati.
2. Ritual Agama
Contoh pemikiran Emile Durkheim tentang Sosiologi yang terakhir adalah ritual agama yang dilaksanakan oleh para umat beragama. Ritual agama sendiri adalah suatu bentuk kebiasaan yang dibentuk oleh masyarakat dan berkaitan dengan hal-hal sakral. Emile Durkheim menyebutkan bahwa ritual agama ini termasuk upacara adat, pesta, ritus, atau acara adat lainnya yang berhubungan antara interaksi manusia dan makhluk sakral. Demikian sederet informasi seputar pemikiran Emile Durkheim tentang Sosiologi. [ENF]
