Pengertian dan Contoh Integrasi Koersif dalam Ilmu Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Inilah uraian mengenai pengertian dan contoh integrasi koersif dalam ilmu sosial. Simak hingga tuntas guna mendapatkan informasi yang jelas.
Pengertian dan Contoh Integrasi Koersif
Integrasi koersif merupakan salah satu jenis dari integrasi sosial. Integrasi koersif menjelaskan secara spesifik mengenai integrasi sosial yang terjadi sebab adanya kekuasaan penguasa.
Farikhah dan Sucik (2022: 92) dalam buku yang berjudul Sosiologi: Kelas XI menjelaskan,
Integrasi koersif adalah integrasi yang terbentuk berdasarkan kekuasaan yang dimiliki oleh penguasa. Penguasa menerapkan cara koersif atau kekerasan ketika terjadi konflik di daerahnya.
Penjelasan di atas memberikan informasi bahwa integrasi koersif merupakan integrasi yang terbentuk karena adanya kekuasaan. Kemudian, ada pula informasi bahwa kata koersif dalam konteks ini merujuk pada kekerasan.
Guna mempertegas pemahaman mengenai integrasi koersif, kita perlu mengetahui arti dari kata integrasi dan koersif. Berikut adalah pengertian lengkap kata integrasi dan koersif yang mengutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
Integrasi adalah pembauran hingga menjadi kesatuan yang utuh atau bulat.
Koersif adalah bersifat atau berkenaan dengan koersi. Kata koersi itu sendiri mempunyai makna sebagai bentuk akomodasi yang prosesnya dilaksanakan dengan menggunakan tekanan sehingga salah satu pihak yang berinteraksi berada dalam keadaan lemah dibandingkan dengan pihak lawan.
Berdasarkan definisi integrasi, koersif, dan koersi dalam KBBI, kini kita dapat memahami secara jelas bahwa integrasi koersif memiliki kaitan dengan kekuasaan dan tindakan menekan yang mengakibatkan satu pihak menjadi lemah.
Lantas, apa contoh dari integrasi koersif ini? Contoh integrasi koersif dalam ilmu sosial adalah fenomena peluncuran gas air mata yang dilakukan oleh petugas atau polisi ketika terjadi unjuk rasa yang rusuh.
Baca juga: Contoh Lembaga Keluarga Lengkap dengan Fungsinya di Lingkungan
Setiap integrasi sosial tentu mempunyai tujuan masing-masing. Demikian pula integrasi sosial koersif yang merupakan cara untuk mengatasi kerusuhan akibat unjuk rasa yang tidak tertib atau anarkis.
Setelah memahami integrasi koersif sebagai salah satu bentuk integrasi sosial, kita sebagai masyarakat terpelajar sudah sepatutnya mengambil hikmah dari setiap fenomena.
Semoga dengan ini kita dapat menjadi masyarakat yang tertib dan saling menghargai antara satu sama lain untuk menjaga kenyamanan di lingkungan sosial. (AA)
