Konten dari Pengguna

Pengertian dan Contoh Mobilitas Sosial Vertikal ke Bawah

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Contoh Mobilitas Sosial Vertikal ke Bawah. Sumber: Markus Spiske/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Contoh Mobilitas Sosial Vertikal ke Bawah. Sumber: Markus Spiske/Pexels.com

Mobilitas sosial vertikal ke bawah merupakan berpindahnya dari suatu kedudukan sosial ke kedudukan sosial lain yang tidak sederajat. Contoh mobilitas sosial vertikal ke bawah ini, misalnya pengusaha sukses yang kemudian pailit.

Sederhananya, mobilitas sosial vertikal ke bawah adalah sebuah proses penurunan kedudukan atau status dari seseorang, dari atas ke bawah. Lebih jelasnya, simak ulasan berikut!

Pengertian Mobilitas Sosial Vertikal Ke Bawah

Ilustrasi: Contoh Mobilitas Sosial Vertikal ke Bawah. Sumber: Robert Bogdan/Pexels.com

Drs. Andreas Soeroso, M.S. dalam buku berjudul Sosiologi 2 menjelaskan bahwa mobilitas sosial kelompok vertikal ke bawah bisa dialami oleh suatu masyarakat yang terkena bencana alam, misalnya gunung meletus, gempa bumi, banjir, dan lainnya.

Bukan hanya itu saja, terjadinya mobilitas sosial kelompok vertikal ke bawah juga terjadi karena banyak alasan, misalnya turun jabatan, memasuki masa pensiun, dipecat, berhalangan menjalankan tugas, dan sebagainya.

Contoh Mobilitas Sosial Vertikal ke Bawah

Inilah beberapa contoh dari mobilitas sosial vertikal ke bawah yang ada di masyarakat, yaitu:

  • Kasus lumpur Lapindo di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur merupakan contoh kelompok yang mengalami mobilitas sosial vertikal ke bawah bagi korbannya.

  • Pelepasan jabatan camat dengan tidak hormat. Padahal, masa jabatan belum selesai. Namun, karena suatu masalah fatal mengharuskan seseorang kehilangan jabatan.

  • Seseorang yang melakukan tindakan kriminal dan akhirnya ditangkap kemudian dipenjara.

  • Seorang pegawai perusahaan harus dipecat sebab memalsukan dokumen perusahaan.

  • Prajurit negara yang harus diberhentikan sebab tidak menjalankan tugasnya dengan baik atau melanggar tugas yang dijalankan.

  • PNS yang telah memasuki masa pensiun.

  • Penurunan jabatan yang awalnya kepala cabang menjadi staf biasa karena suatu hal yang tidak bisa dielakkan.

  • Seseorang yang bertindak kriminal dan terjerat di tahanan.

  • Seorang pengusaha sukses yang harus memulai kembali bisnis dari awal sebab sudah tidak mempunyai modal cukup untuk menjalankan usaha yang besar.

  • Karyawan yang harus mendapatkan PHK atau pemutusan hubungan kerja secara massal.

  • Adanya satu orang dari Partai X yang terlibat kasus korupsi maka partai tersebut dicap jelek oleh masyarakat.

Itulah beberapa contoh mobilitas sosial vertikal ke bawah yang ada di lingkungan masyarakat. Semoga membantu! (Ek)