Konten dari Pengguna

Pengertian Heterogenitas Sosial dan Efeknya pada Kehidupan

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto ilustrasi: Heterogenitas Sosial, sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Foto ilustrasi: Heterogenitas Sosial, sumber: Unsplash

Heterogenitas sosial adalah keberagaman masyarakat yang ada di suatu wilayah. Di Indonesia, keberagaman masyarakat tak terbantahkan, mengingat semboyan negara ini adalah Bhinneka Tunggal Ika.

Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, heterogenitas adalah keanekaragaman. Sementara, sosial adalah berkenaan dengan masyarakat.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa heterogenitas sosial adalah masyarakat yang terdiri dari beranekaragam suku, agama, ras, profesi, status sosial, atau gender.

Efek Heterogenitas Sosial pada Kehidupan

Foto ilustrasi: Heterogenitas Sosial, sumber: Unsplash

Dikutip dari modul Sosiologi Kelas X Bab 3.1 Ragam Gejala Sosial dalam Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016), heterogenitas sosial yang paling sering muncul di masyarakat ada dua, yaitu heterogenitas berdasarkan pekerjaan dan heterogenitas berdasarkan jenis kelamin.

Dua aspek di atas ternyata memberi efek atau pengaruh terhadap kehidupan bermasyarakat. Berikut ini penjelasannya:

1. Efek Heterogenitas Pekerjaan

Di zaman serba digital seperti sekarang, jenis pekerjaan sangat beranekaragam jika dibanding dengan dahulu. Berbagai perusahaan start up dengan bidang yang berbeda-beda kini banyak bermunculan. Hal ini terjadi demi mendukung kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks.

Setiap pekerjaan pastinya memerlukan keahlian dan profesionalitas sehingga diperlukan kerja sama dengan lembaga pendidikan agar bisa mendukung sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan di zaman ini.

2. Efek Heterogenitas Jenis Kelamin

Efek sosial akibat heterogenitas jenis kelamin adalah semakin luasnya fungsi dan peran perempuan dan laki-laki dalam kehidupan bermasyarakat. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya jenis pekerjaan yang dahulu sifatnya pekerjaan gender, kini sebaliknya.

Sebagai contoh, dahulu pekerjaan supir bus hanya dikerjakan oleh kaum laki-laki, tapi kini kaum perempuan bisa juga menjadi supir bus.

Dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa efek heterogenitas sosial terhadap kehidupan bermasyarakat bisa melahirkan profesi baru, keterampilan baru, spesialisasi pekerjaan, atau kesetaraan gender.

Tingginya heterogenitas sosial di masyarakat juga bisa menimbulkan stratifikasi sosial, seperti dikutip dari situs blog.unnes.ac.id.

Adapun pengertian stratifikasi sosial adalah penggolongan masyarakat ke dalam kelas-kelas, seperti masyarakat kelas atas, kelas menengah, dan kelas bawah.

Itulah penjelasan tentang heterogenitas sosial dan efeknya terhadap kehidupan bermasyarakat. (Tp)