Pengertian Kelompok Sekunder dan Jenisnya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kelompok primer dan kelompok sekunder merupakan jenis pembagian kelompok sosial masyarakat berdasarkan hubungan dan tujuannya. Apa pengertian kelompok sekunder?
Kelompok sekunder sama pentingnya dengan kelompok primer dan sering kali tumpang tindih di dalam setiap organisasi yang ada di masyarakat.
Berikut akan dibahas lebih lanjut mengenai pengertian kelompok sekunder beserta jenisnya yang patut diketahui.
Pengertian Kelompok Sekunder
Berdasarkan buku Sosiologi karya Kun Maryati, kelompok sekunder adalah kelompok besar yang terdiri dari banyak orang, tidak harus saling mengenal satu sama lain, kurang akrab, dan tidak langgeng.
Hubungan di dalam kelompok sekunder cenderung rentan menghadapi konflik, terutama jika ada pihak-pihak yang melanggar peraturan atau kesepakatan yang telah disetujui bersama.
Kelompok sekunder bersifat impersonal, formal, dan didasarkan pada kontrak atau perjanjian. Beberapa unsur yang mungkin terlibat dalam kelompok sekunder, antara lain uang, barang, pelayanan, dan informasi.
Jenis Kelompok Sekunder
Beberapa jenis kelompok sekunder berdasarkan Buku Ajar Sosiologi Kehutanan karya Sarintan, antara lain:
1. Partai Politik
Partai politik didirikan dengan tujuan bersama untuk mendapatkan kekuatan politik tertentu. Kekuatan tersebut bersumber pada komunitas, kelompok etnis, profesi, agama, dan jenis kelamin di lingkungan sosial.
2. Serikat Pekerja
Serikat pekerja dapat ditemukan di pabrik atau perusahaan. Pekerja biasanya disatukan demi mencapai kesejahteraan pekerja beserta keluarganya.
3. Koperasi
Merupakan organisasi ekonomi yang dimiliki dan digerakkan oleh beberapa orang untuk membantu perekonomian rakyat.
4. Asosiasi Internasional
Merupakan lembaga sosial lintas negara yang memiliki visi dan misi tertentu. Salah satu contohnya adalah Palang Merah.
5. Asosiasi Profesi
Asosiasi profesi yang ada di Indonesia, antara lain PGRI, IDI, IAI, IBI, dan sebagainya. Semua lembaga sudah diakui baik secara legal maupun hukum.
6. Sekolah
Proses belajar mengajar di sekolah adalah salah satu contoh kelompok sekunder. Guru bertugas menciptakan struktur dan lingkungan yang mendukung untuk mencapai tujuan pendidikan.
7. Pabrik atau Perusahaan
Interaksi yang terjadi pada pekerja di sebuah pabrik atau perusahaan hanya dalam rangka kebutuhan menyelesaikan pekerjaan.
8. Organisasi Sukarela
Organisasi adalah kelompok yang bergabung secara sukarela dengan tujuan pelayanan kemanusiaan tanpa mengharap imbalan.
Demikian adalah pengertian kelompok sekunder beserta jenisnya yang patut diketahui. (SP)
