Konten dari Pengguna

Pengertian Konformitas beserta Bentuk-bentuknya

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi konformitas. Sumber foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi konformitas. Sumber foto: Pexels

Konformitas adalah salah satu fenomena sosial yang sangat mendalam dalam perilaku manusia.

Hal ini mencerminkan sejauh mana kecenderungan individu dalam mengikuti norma-norma sosial dan tekanan kelompok di berbagai situasi.

Untuk lebih memahami tentang definisi konformitas beserta bentuk-bentuknya, mari simak pembahasannya di bawah ini.

Pengertian Konformitas

Ilustrasi Konformitas. Sumber: Pexels

Menurut John M. Shepard dalam buku Sosiologi Jilid 1, konformitas merupakan bentuk interaksi yang di dalamnya seseorang berperilaku sesuai dengan harapan kelompok atau masyarakat di mana ia tinggal.

Dalam banyak kasus, konformitas merupakan hasil dari tekanan sosial atau norma-norma yang ada dalam suatu lingkungan.

Hal ini sering terjadi ketika individu merasa perlu menyesuaikan diri dengan kelompok serta norma-norma yang berlaku di dalamnya agar bisa diterima dan dihargai oleh kelompok tersebut.

Berbagai Bentuk Konformitas

Berikut ini adalah berbagai bentuk konformitas yang sering ditemui dalam kehidupan masyarakat.

1. Penerimaan

Penerimaan merupakan bentuk konformitas di mana individu bertindak dan meyakini tekanan yang diberikan, baik dari individu maupun kelompok.

Dalam hal ini, individu telah benar-benar setuju dengan norma atau tindakan yang ia ikuti. Ia juga merasa bahwa itu adalah cara yang benar atau sesuai dengan nilai-nilai kelompok.

Proses penerimaan tersebut mencerminkan adopsi nyata terhadap norma atau tindakan dalam kelompok.

2. Pemenuhan

Pemenuhan adalah bentuk konformitas di mana individu mengikuti permintaan atau tekanan sosial, tanpa benar-benar setuju atau meyakini apa yang mereka lakukan.

Dalam banyak kasus, pemenuhan terjadi karena individu ingin menghindari konflik atau sanksi sosial yang mungkin timbul jika mereka tidak mematuhi permintaan tersebut.

3. Kepatuhan

Kepatuhan merupakan bentuk konformitas yang lebih ekstrem, di mana individu bertindak sesuai dengan perintah langsung.

Hal ini biasanya berkaitan dengan situasi di mana ada otoritas atau hierarki yang jelas. Dalam situasi tersebut, individu diharapkan dapat mengikuti perintah tanpa mempertimbangkan moral atau etika di masyarakat.

Demikian pembahasan mengenai definisi konformitas beserta bentuk-bentuknya di dalam

Kesimpulannya, konformitas adalah bentuk penyesuaian diri seseorang dengan menaati berbagai norma di tengah masyarakat.

Dalam penerapannya, terdapat tiga bentuk konformitas, yakni penerimaan, pemenuhan, dan kepatuhan. (AZS)